KUNINGAN, (FC).- Kecelakaan beruntun melibatkan empat sepeda motor terjadi di Jalan Raya RE Martadinata, Desa Ancaran, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, Senin (24/8) sekitar pukul 13.20 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia.

Korban meninggal dunia yakni YP (25), warga Kelurahan Awirarangan, Kecamatan Kuningan. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Sementara empat korban lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini, mewakili Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon, membenarkan kejadian kecelakaan tersebut.

Ia menjelaskan, kecelakaan melibatkan empat kendaraan roda dua, yakni Honda Vario Techno putih nomor polisi E-3466-ZS, Honda Vario Techno hitam E-6509-YAF, Yamaha Mio M3 hitam E-2629-YAB, serta Yamaha Nmax abu-abu E-4375-YAO.

“Kejadian bermula saat Honda Vario warna putih yang dikendarai YP melaju dari arah Ciporang menuju Kertawangunan. Saat tiba di lokasi, pengendara diduga melakukan manuver berbelok ke kanan,” ujar Sri Martini.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Honda Vario hitam yang dikendarai S (65). Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Benturan tersebut membuat Honda Vario putih kembali terlibat kecelakaan dengan Yamaha Mio M3 dan Yamaha Nmax yang melaju searah di belakang Honda Vario hitam.

Akibat kejadian tersebut, YP mengalami luka berat pada bagian kepala dan dilarikan ke rumah sakit. Namun setelah mendapatkan perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Sementara pengendara Honda Vario hitam, S, mengalami luka pada jari kelingking tangan kanan serta luka lecet pada tangan kiri. Korban sempat menjalani perawatan di RS El-Syifa Kuningan sebelum diperbolehkan pulang.

Pengendara Yamaha Mio M3, FA (24), mengalami luka lecet pada bagian dagu dan kaki kanan. Sedangkan penumpangnya, SND (51), mengalami keluhan sakit pada kaki kiri.

Adapun pengendara Yamaha Nmax, JS (46), mengalami keluhan sakit pada bahu kiri. Setelah menjalani pemeriksaan medis, ketiga korban tersebut diperbolehkan kembali ke rumah.

Menurut Iptu Sri Martini, dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat pengendara Honda Vario putih kurang berhati-hati saat melakukan manuver berbelok ke kanan.

“Dugaan sementara, pengendara Honda Vario warna putih kurang hati-hati dan kurang mengantisipasi saat berbelok ke kanan. Kondisi tersebut menyebabkan jalur yang dilalui tidak cukup aman sehingga terjadi kecelakaan,” katanya.

Usai kejadian, petugas Satlantas Polres Kuningan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

“Hingga saat ini Unit Gakkum masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta faktor penyebab kecelakaan,” pungkasnya. (Angga)