KAB.CIREBON, (FC).- Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa hand traktor dan power thresher kepada Kelompok Tani (Poktan) Gunung Singkil di Desa Ciawi Japura, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon, Kamis (29/10).

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, mempercepat pengolahan lahan dan proses panen, serta menekan biaya operasional usaha tani.

Penyerahan bantuan secara simbolis disaksikan Kuwu Ciawi Japura, Ade Sri Sumartini, perangkat desa, dan para petani setempat.

Ade menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, keberadaan alsintan sangat dibutuhkan petani untuk mendukung kegiatan pertanian, terutama dalam meningkatkan efisiensi pengolahan lahan dan penanganan hasil panen.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan hand traktor dan power thresher untuk petani Desa Ciawi Japura. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat mendukung peningkatan hasil pertanian masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Desa Ciawi Japura memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Ketersediaan air dari wilayah Batu Lintang memungkinkan sebagian lahan pertanian ditanami hingga tiga kali dalam setahun.

Poktan Gunung Singkil sendiri mengelola lahan sekitar 18 hektare. Sementara itu, dari total areal pertanian desa, sekitar 106 hektare merupakan lahan tanaman padi dan 60 hektare lainnya digunakan untuk komoditas selain padi.

Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya didukung kondisi infrastruktur pengairan yang memadai. Ade mengungkapkan, jaringan irigasi dari arah Singaraja mengalami banyak kebocoran sehingga distribusi air ke persawahan belum optimal.

Untuk menjaga pasokan air, petani terpaksa melakukan perbaikan saluran secara swadaya. Bahkan, selama musim tanam ketiga tahun ini, perbaikan gotong royong telah dilakukan sebanyak 11 kali.

“Petani sudah berulang kali melakukan perbaikan secara swadaya karena banyak kebocoran pada saluran irigasi. Kami berharap ada program perbaikan yang lebih menyeluruh agar air bisa mengalir dengan baik sampai ke sawah,” ungkapnya.

Selain irigasi, pemerintah desa juga mengusulkan peningkatan jalan usaha tani (JUT). Infrastruktur tersebut diperlukan untuk mempermudah mobilitas petani, terutama dalam mengangkut pupuk, sarana produksi, dan hasil panen.

Ade mengatakan, akses menuju lahan pertanian memang sudah tersedia, tetapi kondisinya masih membutuhkan peningkatan. Saat musim hujan, jalan menjadi sulit dilalui sehingga berpotensi menghambat aktivitas pertanian.

Menanggapi aspirasi tersebut, Rokhmin Dahuri meminta pemerintah desa segera menyusun proposal yang dilengkapi data kondisi lapangan, kebutuhan pembangunan, dan lokasi prioritas perbaikan.

Menurutnya, usulan tertulis yang disertai data pendukung akan memudahkan penyampaian aspirasi kepada instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan yang sesuai.

“Kalau memang membutuhkan perbaikan irigasi dan jalan usaha tani, pemerintah desa segera membuat proposal. Aspirasi tersebut perlu disampaikan secara tertulis agar bisa diperjuangkan melalui program pemerintah yang sesuai,” ujarnya.

Rokhmin menegaskan, bantuan alsintan merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan produktivitas dan memperkuat sektor pertanian. Melalui program aspirasi Komisi IV DPR RI, terdapat alokasi bantuan sebanyak 60 unit hand traktor untuk mendukung kegiatan pertanian.

Ia menyebutkan, Kabupaten Cirebon memiliki potensi pertanian besar dengan jumlah petani mencapai sekitar 120 ribu orang. Karena itu, dukungan sarana produksi dan infrastruktur perlu berjalan beriringan agar produktivitas serta kesejahteraan petani meningkat.

“Bantuan ini sifatnya sebagai pemantik. Harapannya, petani semakin produktif, mandiri, dan mampu mengembangkan usaha taninya. Jangan sampai bantuan justru membuat petani terus bergantung dan selalu berharap bantuan,” tegasnya.

Rokhmin juga mengingatkan agar alsintan yang diterima dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani. Pengelolaan bersama serta semangat gotong royong dinilai penting agar bantuan memberikan manfaat berkelanjutan.

Ia berharap sinergi pemerintah desa, kelompok tani, pemerintah daerah, dan wakil rakyat dapat membantu mengatasi persoalan infrastruktur pertanian di Ciawi Japura.

Dengan dukungan alsintan, irigasi yang memadai, dan akses jalan usaha tani yang lebih baik, potensi pertanian desa diharapkan dapat berkembang secara optimal. (Nawawi)