KAB.CIREBON, (FC).- Seorang pria asal Desa Cikulak, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api Harina Nomor 99 jurusan Surabaya–Bandung di jalur rel KM 215+1 yang berada di wilayah Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Selasa (9/6) sekitar pukul 11.51 WIB.
Korban diketahui bernama Adam Rizky Nurhandi (25), putra dari Ahmad Nurhandi. Pria kelahiran Cirebon, 18 Juli 2000, yang berprofesi sebagai wiraswasta tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras dengan kereta yang melintas dari arah Surabaya menuju Bandung.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 12.00 WIB Polsek Mundu menerima laporan dari pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengenai adanya seseorang yang tertemper kereta api di lokasi tersebut.
Mendapat laporan itu, petugas kepolisian langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan, pengamanan lokasi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses evakuasi korban.
“Begitu menerima informasi dari pihak PT KAI, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan TKP,” ujar petugas di lokasi kejadian.
Sementara itu, Mandor PT KAI, Hasan Basyari, mengatakan dirinya bersama petugas lainnya sedang melaksanakan tugas di wilayah Kecamatan Mundu ketika menerima informasi mengenai insiden tersebut.
“Kami mendapatkan laporan adanya seseorang yang tertemper KA Harina Nomor 99 di KM 215+1. Selanjutnya kami bersama pihak Polsek Mundu melakukan pencarian bagian tubuh korban yang tercecer di sekitar lokasi kejadian,” kata Hasan.
Petugas gabungan dari PT KAI dan Polsek Mundu kemudian melakukan penanganan di lokasi, mengamankan area kejadian, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi pasti peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab korban berada di jalur rel saat kereta melintas masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Polisi juga masih melakukan pendalaman guna memastikan rangkaian kejadian yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
Peristiwa itu sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi kejadian. Namun proses evakuasi dan penanganan berlangsung dengan pengamanan petugas guna menjaga kelancaran perjalanan kereta api serta keselamatan masyarakat. (Nawawi)












































































































Discussion about this post