KAB.CIREBON, (FC).- Pascakerusuhan yang terjadi pada Sabtu (30/8) kemarin meninggalkan kerusakan pada fasilitas – fasilitas milik pemerintah.
Di antaranya Alun-alun Pataraksa, Taman PKK, rambu-rambu lalu lintas dan lainnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono mengatakan, pascakerusuhan yang terjadi pada Sabtu kemarin menyebabkan kerusakan pada taman-taman yang ada di bawah naungan dinasnya.
“Yang jelas Alun-alun Pataraksa yang terlihat besar. Meliputi kursi taman, lampu taman, tanaman, fasilitas bermain anak-anak, dan tembok yang dicorat-coret serta banyak lagi,” kata Dede Sudiono saat meninjau kerusakan di Taman PKK, Selasa (2/9).
“Di Taman PKK juga sama, gapura rusak, gapura dicorat-coret, taman hancur dan sebagainya,” imbuhnya.
Saat ditanya berapa total kerugian, Dede sapaan akrabnya menyatakan, hingga saat ini pihaknya masing melalukan inventarisasi besaran kerugian yang dialaminya. “Masih dihitung. Belum keluar. Sabar ya, nanti juga dipublikasikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah melalui Kepala Bidang Prasarana, Sidik Wibowo mengatakan, sampai dengan saat ini fasilitas pemerintah yang berada dalam nauntan Dinas Perhubungan masih dilakukan penghitungan.
“Masih dalam penghitungan. Petugas kami tengah melakukan inventarisasi mana saja yang rusak,” kata Sidik sapaan akrabnya saat ditemui di kantornya.
Lanjut Sidik, untuk sementara, data yang ia peroleh dari petugas meliputi trafic light di depan kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon rusak kurang lebih 50 persen. Rambu-rambu hilang kurang lebih ada 5 buah.
“Barier yang dibakar massa kurang lebih ada 6 buah. Papan nama jalan hilang kurang lebih 2 buah. Sehingga untuk saat ini total kerugian kurang lebih Rp36.140.000,” katanya. (Ghofar)














































































































Discussion about this post