KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai memperbaiki sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Cirebon yang mengalami kerusakan sejak beberapa tahun terakhir.

Seperti di Jalan Pangeran Cakrabuana, Rabu (29/3) terpantau sejumlah pekerja tengah melakukan pemadatan di ruas jalan penghubungan antara Kabupaten Cirebon dengan Kota Cirebon ini. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses perbaikan jalan tersebut.

Warga Kabupaten Cirebon, Maman menyambut baik adanya perbaikan ruas jalan tersebut. Pasalnya, selama dua tahun terakhir ini kondisi Jalan Pangeran Cakrabuana mengalami kerusakan cukup parah. “Ya rusaknya lumayan parah,” ujar Maman, Rabu (29/3).

Sementara di ruas jalan Susukan-Kedongdong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, perbaikan jalan dilakukan dengan normalisasi drainase terlebih dahulu.Warga desa setempat, Sumadi mengatakan, kunci utama perbaikan pada ruas jalan tersebut ada pada saluran atau drainase yang ada di kiri-kanan jalan. Jika drainase tidak turut diperbaiki, maka perbaikan jalan menjadi sia-sia.

Karena, salah satu penyebab yang mempercepat rusaknya ruas jalan tersebut adalah tidak berfungsinya drainase.

“Saluran airnya kan tadinya kecil dan tidak berfungsi, ini akhirnya diperlebar. Jadi diperbaiki saluran airnya dulu. Kalau pengerjaannya sendiri sudah lama, lebih dari satu minggu,” ujar Sumadi.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berjanji akan segera memperbaiki 71 ruas jalan di Jawa Barat yang terpantau rusak.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menjelaskan melalui akun Instagramnya @ridwankamil bahwa selama 2 tahun perbaikan jalan tertunda akibat anggaran infrastruktur di Jawa Barat yang digunakan untuk bantuan sosial pandemi.”Tahun 2023 ini, 71 ruas jalan di Jawa Barat segera diperbaiki. Januari-Maret tiap tahun adalah jadwal pelelangan proyek,” kata Kange Emil, dikutip dari akun Instagram resminya @ridwankamil, Jumat (24/3).

Adapun, 71 ruas jalan yang akan diperbaiki menjadi kewenangan setiap Pemerintah Daerah dan Provinsi Jawa Barat. Pengerjaannya dibagi ke dalam 3 klasifikasi yakni pemeliharaan berkala, rekonstruksi, dan peningkatan jalan.

Dia menuturkan, 71 ruas jalan dengan total panjang 353.833 km itu telah dibagi dalam 69 paket pekerjaan dan sebagian besar masuk dalam klasifikasi pemeliharaan berkala.

“Kebanyakan dari total panjang ruas jalan 353,822 kilometer yang diperbaiki itu, klasifikasinya adalah pemeliharaan berkala, pelapisan kembali atau overlay dengan hotmiks,” ujarnya.

Lebih lanjut Kang Emil menerangkan dari total 69 paket perbaikan jalan, 62 paket telah terkontrak dengan total panjang 337.342 km. Paket yang telah terkontrak tersebut di antaranya yaitu pemeliharaan berkala yang pemilihan penyedianya melalui e-katalog.”Beberapa paket pekerjaan akan dilaksanakan di bulan Maret minggu ke dua dan selesai pada akhir bulan Juli,” tambahnya.

Di samping itu, untuk mengatasi kerusakan jalan berlubang dia mengarahkan melalui pemeliharaan rutin gerakan sapu lubang dan akan diupayakan tuntas menjelang lebaran.

Puluhan ruas jalan yang diperbaiki terletak di berbagai kabupaten/kota yang menjadi kewenangan Pemprov Jabar atau Jalan Provinsi. Tak hanya pekerjaan jalan, Emil menerangkan ada tiga jembatan yang diperbaiki.

“Dua diganti yang satu dibangun, tiga jembatan itu di Kabupaten Bogor, Kabupaten Garut, dan Pangandaran,” kata Emil. (Ghofar)