KOTA CIREBON – Menyikapi situasi terkini, pasca terjadinya aksi demontrasi dan kerusuhan di berbagai daerah, Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD-DMI) Kota Cirebon menyerukan kepada seluruh jamaah masjid menggelar doa bersama untuk bangsa Indonesia yang lebih baik.
Melalui surat yang diterbitkan dengan nomor: 05/ PD.DMI.KOCI/ IX/ 2025 tertanggal 3 September 2025 yang ditujukan kepada seluruh jamaah Masjid dan Ketua DKM Se-Kota Cirebon, DMI menyerukan beberapa hal, diantaranya
- Menyerukan agar jamaah Masjid, warga masyarakat dan pihak terkait menjaga ketenangan dan kesabaran dalam menghadapi situasi saat ini, serta mengutamakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa.
Menyerukan agar seluruh pihak, termasuk warga masyarakat, Pemerintah dan Aparat keamanan untuk tetap tenang, sabar dan tidak mudah terprovokasi dalam menghadapi situasi saat ini.
Menyerukan penolakan kepada tindakan Anarkisme, Vandalisme dan Penjarahan karena bertentangan dengan Hukum Agama dan Undang-undang.
Menyerukan kepada jamaah Masjid di Kota Cirebon agar melaksanakan Do’a bersama (Istighosah) untuk keselamatan Bangsa dan Negara, khususnya untuk Kota Cirebon.
Menyerukan kepada Imam, Khotib dan Penceramah Agama agar menyampaikan pesan-pesan kedamaian sesuai dengan Prinsip Islam Rahmatan lil’alamiin.
Ketua PD DMI Kota Cirebon, Didi Sunardi mengatakan, seruan yang disampaikan DMI di Kota Cirebon ini menindak lanjuti Surat Edaran Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) nomor : 174.C/ II/ SE/ PP.DMI/ VIII/ 2025 tertanggal 2 September 2025 perihal Seruan Dewan Masjid Indonesia.
“Maka, kami pun di daerah menyampaikan beberapa hal yang ditujukan kepada seluruh jamaah Masjid,” ungkap Didi, Kamis (4/9).
Dengan diterbitkannya surat seruan tersebut, diharapkan Didi bisa menjadi perhatian dan dapat disosialisasikan kepada seluruh jamaah Masjid yang ada di Kota Cirebon.
“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi Bangsa kita dari marabahaya,” harap Didi. (Agus)












































































































Discussion about this post