DLH Kabupaten Cirebon Siaga Cegah Api TPAS Gunung Santri Meluas
KAB.CIREBON, (FC).- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon bersama sejumlah unsur lintas sektor memperketat pengamanan kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Gunung Santri, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran kembali merembet ke area TPAS maupun lahan di sekitarnya.
Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, mengatakan kebakaran awalnya terjadi di lahan sekitar TPAS sebelum sebagian api merembet ke kawasan tempat pembuangan sampah.
Area TPAS yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 100 meter. Namun, luas keseluruhan area yang terbakar belum dapat dipastikan karena proses penanganan masih berlangsung.
“Kami belum identifikasi secara pasti karena sampai dengan saat ini masih penanganan. Tapi yang disampaikan teman-teman Damkar betul adanya, dan teman-teman bisa lihat sendiri,” ujar Dede, Selasa (6/10).
Untuk mencegah api meluas, petugas melakukan penyekatan dan pembasahan di sejumlah titik sekitar TPAS. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, PT Indocement serta Kodim 0620/Kabupaten Cirebon.
“Kami saat ini berkolaborasi dengan Damkar, PT Indocement, dengan Kodim 0620, tentu membuat sekat-sekat bakar dengan menyiram sekitar TPAS,” katanya.
Pembasahan dilakukan secara intensif karena kondisi angin dinilai berpotensi membawa bara ke titik lain. Sejumlah armada pemadam juga masih disiagakan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
“Mesin dari mobil Damkar ini masih nyala, itu antisipasi supaya tidak merembet lebih luas lagi,” ujarnya.
Dede mengatakan arah angin dari utara menjadi salah satu perhatian petugas. Sebab, sejumlah lahan di sekitar TPAS yang terbakar berada pada jalur menuju permukiman warga.
Meski hingga Selasa siang belum ada laporan mengenai dampak kebakaran terhadap permukiman, langkah pencegahan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kebakaran susulan.
“Angin dari arah utara. Banyak lahan yang terbakar, lahan sekitar TPAS yang terbakar ke arah permukiman. Teman-teman Damkar dan yang lainnya tetap semangat, termasuk kita kolaborasi juga dengan PT Indocement dan Kodim 0620,” pungkasnya. (Johan)


Tinggalkan Balasan