KUNINGAN, (FC).- Seorang pria berinisial A, warga Kabupaten Kuningan, harus mendapatkan penanganan dari petugas pemadam kebakaran setelah mengalami insiden cincin tersangkut di alat vitalnya, Sabtu (11/4) malam.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengatakan kejadian bermula saat korban mencoba memasang cincin setelah terinspirasi dari informasi di internet.
“Ide pemasangan cincin itu didapat dari internet. Karena penasaran, korban mencoba memasangnya, namun setelah terpasang tidak bisa dilepaskan,” ujarnya.
Menurutnya, korban sempat berupaya melepaskan cincin tersebut secara mandiri selama tiga hari, namun tidak berhasil.
Karena khawatir kondisi semakin memburuk, korban kemudian mendatangi salah satu rumah sakit di Kuningan untuk meminta pertolongan.
“Pihak rumah sakit kemudian menyarankan agar korban meminta bantuan ke Damkar,” katanya.
Proses evakuasi dilakukan oleh lima anggota piket Regu 3 Damkar Kuningan. Petugas mengalami kesulitan karena posisi cincin berada di bagian pangkal, sehingga memerlukan penanganan ekstra hati-hati saat proses pemotongan.
Meski demikian, proses pelepasan cincin berhasil dilakukan dengan aman dan korban dilaporkan dalam kondisi selamat.
Andri menjelaskan, jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko serius seperti infeksi hingga luka permanen.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan berisiko tanpa pengetahuan atau pendampingan yang tepat.
“Kami berharap masyarakat tidak melakukan hal-hal di luar nalar tanpa instruksi profesional, karena bisa membahayakan kesehatan bahkan mengancam nyawa,” pungkasnya. (Angga)















































































































Discussion about this post