MAJALENGKA, (FC).- Banjir yang merendam Kampung Muara Desa Wanasalam Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka, yang terjadi pada Sabtu (24/1) kemarin, akibat luapan Sungai Cimanuk kini berangsur surut. Dengan surutnya banjir tersebut, maka ratusan warga yang mengungsi di Masjid Al Faidah kini kembali ke rumah masing masing.
Nano, seorang warga yang turut mengungsi kepada FC mengatakan, dirinya bersama warga yang lain turut mengungsi demi keamanan diri dan keluarganya. Keluarganya trauma kejadian banjir pada tahun 2021 silam, dimana ketinggian banjir sampai 1,5 meter. Sehingga harta benda miliknya ikut terendam dan banyak yang rusak. Bahkan banyak ternak seperti kambing mati akibat terjebak dalam kandang. Begitu pula ternak yang lainnya seperti ayam, entog hanyut di terjang banjir.
Namun banjir kali ini, kata Nano tidak separah lima tahun yang lalu, banjir kali ini ketinggiannya hanya sebatas lutut orang dewasa, utu juga cepat kembali surut.
“Alhamdulillah banjir mulai surut, kami dan warga yang lainnya kini kembali ke rumah masing masih untuk melajukan bersih bersih lumpur yang masuk ke dalam permukiman,” ujar Nano, Minggu (25/1).
Camat Ligung Abdul Ghoni didampingi Kades Wanasalam Apan Sutarpan, menghimbau kepada masyarakat Kampung Muara, untuk tetap waspada. Mengingat cuaca saat ini sangat ekstrim dan sulit diprediksi. Apa bila hujan turun lebat dengan durasi yang cukup lama diharap siaga, mengingat Kampung Muara permukiman nya sangat dekat dengan Sungai Cimanuk.
Selain itu, Camat Ligung juga langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Pemkab Majalengka, BPBD, Polres dan instansi terkait lainnya. Camat juga melaporkan langsung banjir di Kampung Muara ini kepada Bupati Majalengka H.Eman Suherman.
Disamping itu pula, Camat Ghoni meminta agar pihak BBWS segera memperbaiki tanggul yang jebol di Kampung Muara ini. Karena banjir kerap terjadi penyebabnya tanggu sepanjang 100 meter longsor termakan abrasi.
“Kami minta agar BBWS secepatnya mengambil tindakan dengan segera memperbaiki tanggung yang jebol ini. Karena sepanjang tanggul yang jebol belum diperbaiki, maka amcaman banjir akan terus menghantuinya masyarakat Kampung Muara,” pungkas Camat Ghoni.
Pantauan FC di lapangan, banjir di Kampung Muara menjadi perhatian publik. Disamping tim dari BPBD, Wakapolres Majalengka, Kompol Asep Agustoni berserta jajaran datang terjun langsung memantau situasi dan keamanan para pengungsi. Wakapolres langsung mengecek lokasi banjir dan para pengungsi. (Munadi)











































































































Discussion about this post