KAB. CIREBON, (FC).- Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPC Cirebon Raya siap menggelar West Java Tourism Exchange (WJTE) 2023 pada 10 Oktober mendatang.
Kegiatan tersebut mengundang sedikitnya 200 Buyers Biro Perjalanan Wisata Domestik dan International, serta 100 Seller dari industri perhotelan, Resort, Restoran, Pusat Oleh-oleh, dan destinasi wisata.
Ratusan Seller Companies dan Buyer Bussines Owner yang bergerak di bidang Pariwisata serta MICE Event tersebut bakal dipertemukan dalam satu Forum Bussines to Bussines (B2B).
Mereka yang akan bertukar informasi dan bertansaksi bisnis kepariwisataan secara berkelanjutan dalam acara Table Top yang akan digelar di Hotel Aston Cirebon.
“Tahun ini kami hadirkan kembali Table Top B2B, forum terbesar dengan peserta dari seluruh Indonesia dan Asean,’ kata Ketua ASPPI DPC Cirebon Raya, Abdul Rozak kepada FC, Kamis (30/8)
Rozak mengatakan, kegiatan WJTE ini menjadi wadah untuk mempertemukan para pelaku wisata domestik maupun international untuk memperkenalkan destinasi-destinasi wisata yang ada di wilayah Jawa Barat.
Gelaran West Java Tourism Exchange Tahun 2023 yang mengangkat tema “Pesona Eksotis di Timur Jawa Barat” ini juga sebagai bentuk kesiapan asosiasi pariwisata menyambut beroperasinya penuh Bandara Internasional Kertajati pada 29 Oktober nanti.
“29 Oktober tinggal menghitung hari. Artinya kita harus mempersiapkan diri menangkap potensi-potensi yang ada. Kita dari asosiasi sudah menangkap itu. ASSPI ingin jadi garda terdepan untuk melihat peluang-peluang itu semuanya,” ujar Rozak.
Dikatakan, dengan beroperasinya full BIJB Kertajati, bersamaan pengalihan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Kertajati, akan memberikan peluang kunjungan wisatawan dari luar negeri.
Ia juga akan mengundang buyer tour & travel terbesar dari Malaysia untuk ikut dalam kegiatan WJTE 2023 di Cirebon.
Selama ini, Bandung menjadi destinasi favorit pelancong dari negeri Jiran tersebut. Mereka ke Bandung untuk wisata belanja di Pasar Baru, yang disebut-sebut sebagai Tanah Abang-nya Bandung.
Diharapkan, dengan beroperasinya penuh BIJB Kertajati, dapat menjaring para turis Malaysia dan negara-negara Asean ke destinasi wisata yang ada di Ciayumajakuning.
“Kita berharap semua pelaku stakeholder pariwisata harus melihat peluang ini,” ujar Rozak.
Sebelumnya, ASPPI Cirebon Raya telah sukses menyelenggarakan berbagai penyelenggaraan Event Promosi Pariwisata sebagai berikut:
- Caruban Travel Mart 21-22 Mei 2016 (B2B table top forum at Aston Hotel, Gala dinner di Pendopo Bupati, Famtrip Keraton Kasepuhan, Goa Sunyaragi, Kampung Batik Trusmi, Caruban Carnival)
West Java Travel Mart 12-14 Mei 2017 (B2B Table Top Forum di Santika Hotel, Explore Paralayang Majalengka, Explore Bandara BIJB Kertajati, Gala Dinner di Radiant Hall, Caruban Carnival “Paksi Naga Liman”.
Linggarjati Travel Fair 17-19 Okt 2017 (B2B Table top forum di Homestay Desa Wisata Cibuntu, Camping Ground & welcome dinner di Buper Pagergunung, Explore Waduk darma, Curug dan Jurang Landung, Gedung Naskah Linggarjati.
West Java Travel Mart 18-20 Sept 2018 (, B2B Table Top Forum At The Luxton Hotel, Explore Situ Cipanten Majalengka, Terasering Panyaweuyan, Visit Bandara BIJB Kertajati, Beach Party Cirebon Waterland)
Katon Tourism Expo 12-15 Sept 2019 (Seminar Bisnis Pariwisata, B2B B2C Booth Forum at Apita Ballroom, Explore Festival Nadran Cirebon, Wisata Edukasi Rotan, Gala Dinner at Patra Hotel Ballroom, Wisata membuat Batik,Explore Batulawang) (Andriyana).

















































































































Discussion about this post