Ratusan Driver Ojol Geruduk Balaikota dan Gedung Dewan Kota Cirebon
KOTA CIREBON, (FC).- Ratusan sopir ojek online (Ojol) melakukan aksi demonstrasi. Mereka menuntut keadilan baik dari segi penghasilan maupun sistem komisi.
Demonstrasi yang diawali dari titik kumpul di sekitar Jalan Cipto Mangunkusumo, dan dilanjutkan di depan rumah dinas Bupati Cirebon.
Setelah melakukan orasi dan tuntutan, mereka melanjutkan aksinya di depan Balaikota dan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon.
Koordinator aksi demonstrasi yang terdiri dari berbagai aplikator, Tryas Muhammad Purnawarman meminta, pemerintah merevisi Permen Kominfo Nomor 1 Tahun 2012 tentang Formula Tarif Layanan Pos untuk Komersil Terhadap Mitra Driver Ojek dan Kurir Online di Indonesia.
“Kami bagian dari masyarakat Indonesia dan masih menjadi warga Kota Cirebon. Memiliki hak yang sama kepada pemerintah untuk menyuarakan aspirasi,” katanya, Rabu (11/9).
Ia melanjutkan, kominfo wajib mengevaluasi dan memonitoring segala bentuk kegiatan bisnis yang dianggap mengandung unsur ketidakadilan terhadap driver ojek online.
Selain itu, pihaknya menuntut yang berwenang menghapus program layanan tarif hemat untuk pengantaran makanan dan barang karena dinilai tidak manusiawi dan tidak adil kepada driver ojek online.
“Kami menuntut keadilan. Karena kami menilai sistem bagi hasil yang sekarang ini sangat memberatkan. Penghasilan kami semakin kecil, potongan makin besar,” ujarnya.
Ia bersama ratusan driver ojol lainnya juga menuntut penyeragaman tarif layanan pengantaran barang dan makanan di semua aplikasi.
“Tolak promosi aplikasi yang merugikan driver online. Legalkan ojek online di Indonesia dalam bentuk Surat Keputusan Bersama (SKB) sebagai angkutan sewa khusus,” pungkasnya. (Frans)



Tinggalkan Balasan