Perbutulan Latih Warga Siaga Bencana, Libatkan RT, RW hingga PKK
KAB.CIREBON, (FC).- Kelurahan Perbutulan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, menggelar pelatihan siaga bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan permasalahan sosial di lingkungan setempat.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Perbutulan, Rabu (14/10), tersebut melibatkan sekitar 30 peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari RT, RW, Karang Taruna, hingga kader PKK dan Posyandu.
Lurah Perbutulan, Tura, mengatakan, pelatihan tersebut merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengantisipasi potensi bencana sejak dini.
Menurutnya, wilayah Perbutulan memiliki sejumlah kerawanan, di antaranya kebakaran di lahan kosong. Selain itu, persoalan sosial seperti penyalahgunaan narkoba juga menjadi perhatian yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
“Tujuannya agar warga kita tanggap dan aktif dalam menghadapi bencana. Jadi, masyarakat tidak hanya menunggu petugas datang ketika terjadi keadaan darurat, tetapi juga memiliki pengetahuan tentang langkah-langkah yang harus dilakukan,” ujar Tura.
Ia menjelaskan, pelatihan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menambah pengetahuan peserta, tetapi juga membangun jejaring kesiapsiagaan di tingkat lingkungan.
Karena itu, unsur RT, RW, Karang Taruna, PKK, dan Posyandu dilibatkan agar informasi mengenai pencegahan serta penanganan bencana dapat diteruskan kepada masyarakat secara lebih luas.
“Kami berharap peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa menyampaikan kembali pengetahuan yang diperoleh kepada warga lainnya. Sosialisasi bisa dilakukan melalui kegiatan PKK, Posyandu, maupun pertemuan rutin di tingkat RT dan RW,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Kelurahan Perbutulan turut menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta pihak Kecamatan Sumber.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanganan awal ketika menghadapi situasi darurat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Cirebon, Panji Anom, mengapresiasi inisiatif Kelurahan Perbutulan yang telah menyelenggarakan pelatihan siaga bencana dengan melibatkan masyarakat.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam upaya penanggulangan bencana. Sebab, warga merupakan pihak yang paling dekat dengan lokasi kejadian sehingga kesiapan mereka sangat dibutuhkan sebelum bantuan petugas tiba.
“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Kelurahan Perbutulan yang sudah melaksanakan pelatihan siaga bencana. Penanggulangan bencana membutuhkan peran aktif masyarakat, sehingga kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga,” ujar Panji.
Ia berharap, kegiatan serupa dapat dilaksanakan oleh kelurahan maupun desa lainnya di Kabupaten Cirebon untuk memperluas edukasi kebencanaan hingga tingkat masyarakat.
“Harapannya, kelurahan-kelurahan dan desa lainnya juga bisa melakukan kegiatan serupa. Dengan begitu, kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana semakin meningkat dan warga lebih siap menghadapi situasi darurat,” pungkasnya.
Melalui pelatihan tersebut, Kelurahan Perbutulan berharap terbentuk masyarakat yang lebih tanggap, peduli, dan mampu mengambil langkah awal dalam menghadapi potensi bencana maupun persoalan sosial di lingkungannya. (Ghofar)


Tinggalkan Balasan