KUNINGAN, (FC).- Sebanyak 174 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan dalam apel pagi di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Senin (14/9).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 139 pejabat berasal dari tenaga pendidik atau guru, 31 tenaga kesehatan, serta empat pejabat fungsional dari bidang lainnya.

Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar menegaskan, pelantikan pejabat fungsional bukan sekadar proses administrasi kepegawaian, melainkan bentuk pemberian amanah yang harus dijalankan dengan kompetensi, profesionalisme, dan integritas.

“Ini bukan hanya perpindahan jabatan secara administratif, tetapi mengemban amanah yang lebih besar. Pejabat fungsional memiliki tugas teknis sesuai keahlian, sehingga harus menunjukkan profesionalisme dan integritas,” ujar Dian.

Menurutnya, pejabat fungsional memiliki posisi strategis dalam pemerintahan karena menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pejabat fungsional adalah ujung tombak pelayanan dan menjadi mesin birokrasi yang sebenarnya,” katanya.

Dian mengingatkan, jabatan yang diemban tidak boleh hanya dimaknai sebagai jalan untuk mengejar karier maupun kenaikan pangkat. Lebih dari itu, jabatan harus menjadi sarana pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jabatan itu sifatnya sementara, hanya hitungan tahun dan bulan. Yang terpenting adalah sejauh mana jabatan yang kita emban memberikan kebermaknaan dan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kepada 139 tenaga pendidik yang dilantik, Dian menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan moral dan akhlak peserta didik.

Pesan tersebut disampaikan seiring masih adanya persoalan kekerasan dan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Dian meminta jajaran pendidikan meningkatkan pengawasan serta melakukan pencegahan terhadap berbagai bentuk kekerasan.

“Anak-anak bukan hanya harus pintar, tetapi juga harus memiliki karakter dan akhlak yang baik,” tegasnya.

Sementara kepada pejabat fungsional tenaga kesehatan, Dian meminta agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, mudah, dan responsif.

Menurutnya, pemerintah harus hadir memberikan solusi ketika masyarakat menghadapi kendala dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan.

Ia juga meminta seluruh pejabat fungsional terus meningkatkan kompetensi serta memperkuat kerja sama antarbidang dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Bersinergi dan mengoptimalkan seluruh kemampuan untuk saling mendukung dalam mewujudkan Kuningan Melesat,” tandasnya.

Melalui pelantikan tersebut, para pejabat fungsional diharapkan mampu segera menjalankan tugas sesuai bidang keahlian masing-masing serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kuningan. (Angga)