3,5 Miliar untuk Tahap Awal Renovasi Gedung Setda Kota Cirebon
KOTA CIREBON, (FC).- Renovasi gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon akan segera dimulai. Tahun ini, Pemprov Jawa Barat mengucurkan Rp3,5 miliar untuk tahap awal dari total yang direncanakan Rp9 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachman Hidayat, mengatakan proses persiapan pekerjaan telah dimulai melalui Pre Construction Meeting (PCM). Setelah tahapan tersebut, pelaksana akan melakukan pembersihan area sebelum masuk ke pekerjaan fisik.
“Alhamdulillah hari ini telah selesai melaksanakan kegiatan PCM untuk pekerjaan perbaikan gedung. Setelah ini mudah-mudahan mulai kegiatan pembersihan lapangan, kemudian pengamanan, baru masuk ke proses fisik,” ungkap Rachman, Jumat (11/9).
Rachman menambahkan, pembiayaan renovasi gedung setinggi delapan lantai itu bersumber dari APBD Provinsi Jabar. Pihaknya bersyukur atas bantuan tersebut lantaran kondisi keuangan daerah yang mengalami keterbatasan.
“Ini semua biayanya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, alhamdulillah bisa mengurangi beban kita,” ujarnya.
Pekerjaan tersebut rencananya memiliki masa pelaksanaan selama 110 hari. Tahap pertama akan menyentuh bagian basement. Perbaikan mencakup penguatan terhadap sekitar 61 kolom.
Rachman menyebut, perbaikan tidak langsung menyasar seluruh bagian gedung. Rencana penguatan hingga lantai atas masih akan dibahas lebih lanjut dengan Pemprov Jabar. Termasuk memperhatikan kemampuan keuangan Pemprov Jabar.
“Untuk tahun ini basement dulu. Nanti mudah-mudahan Pak Walikota bisa mengupayakan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk tahap berikutnya,” katanya.
Sementara itu, pejabat fungsional Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat, Asep Juli menjelaskan, perbaikan tahap awal menggunakan metode jacketing. Metode tersebut dilakukan dengan memberikan penguatan tambahan pada struktur kolom dan balok.
“Perbaikannya basement dulu untuk tahap awal karena waktunya sekitar 110 hari. Jadi disesuaikan dengan waktu. Kemudian nanti bisa bertahap menyesuaikan dengan anggaran yang ada ke depannya,” katanya.
Menurut Asep, penguatan struktur basement menjadi prioritas karena bagian tersebut harus segera diperkuat agar mampu menahan beban bangunan. Pekerjaan dilakukan dengan penambahan tulangan dan material beton sebagai bagian dari penguatan struktur.
“Yang pertama memang harus diperkuat dulu strukturnya. Kalau didiamkan lebih lama, takutnya tidak kuat menahan beban, apalagi kalau ada gempa atau lainnya,” katanya. (Agus)



Tinggalkan Balasan