Bandara Soetta Masih Tutup, 382 Jemaah dari Jeddah Tiba di Kertajati, Ratusan Penumpang Lanjut ke Jakarta
MAJALENGKA, (FC).- Sebanyak 382 jemaah umrah dari Jeddah tiba di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Selasa (8/9).
Pesawat Garuda Indonesia yang membawa para jemaah tersebut dialihkan ke Kertajati karena Bandara Soekarno-Hatta masih ditutup. Sebelumnya, penerbangan tersebut sempat transit di Banda Aceh sekaligus menjalani proses clearance.
General Manager BIJB Kertajati, Nuril Huda, mengatakan pesawat tersebut telah mendarat dengan membawa sekitar 382 penumpang.
“Yang saat ini baru saja landing merupakan jemaah umrah dari Jeddah, di mana kemarin sempat transit terlebih dahulu di Banda Aceh sekaligus clearance-nya di Aceh. Kemudian karena Bandara Soekarno-Hatta masih close sehingga dialihkan ke Kertajati,” kata Nuril.
Setelah tiba di Kertajati, para penumpang disiapkan transportasi untuk melanjutkan perjalanan. Bus disediakan secara gratis bagi penumpang yang hendak menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Nuril menjelaskan, dari 382 penumpang tersebut, sebagian memiliki tujuan berbeda setelah tiba di Kertajati.
“20 ke Semarang, 10 ke Cirebon, 5 ke Bandung, sisanya ke CGK,” ujar Nuril.
Dengan demikian, sebanyak 347 penumpang lainnya melanjutkan perjalanan menuju CGK atau Bandara Soekarno-Hatta.
“Untuk kendaraan menuju ke Soekarno-Hatta semuanya disediakan, jadi free untuk penumpang,” kata Nuril.
Meski kendaraan menuju Soekarno-Hatta disediakan secara gratis, Nuril mengatakan terdapat sejumlah penumpang yang memilih memanfaatkan kendaraan tersebut untuk langsung menuju rumah masing-masing karena lokasi tujuan mereka lebih dekat.
Seorang penumpang, Ahmad Fauzan, asal Jakarta, mengatakan dirinya memilih melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan yang telah disediakan.
“Setelah ini kami melanjutkan perjalanan. Informasinya sudah disediakan kendaraan secara gratis, jadi kami mengikuti arahan petugas,” ujarnya.
Penumpang lainnya, Siti Rahma, asal Depok, mengaku sempat terkejut ketika mengetahui penerbangannya dialihkan ke Kertajati. Namun, ia memilih mengikuti arahan petugas dan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat.
“Sempat kaget karena biasanya turun di Soekarno-Hatta. Tapi karena sudah dialihkan ke Kertajati, kami mengikuti arahan dan melanjutkan perjalanan,” katanya.
Di sisi lain, Nuril menyebut masih terdapat penerbangan lain yang dialihkan ke Kertajati. Pesawat tersebut berasal dari Medan dan merupakan penerbangan yang sebelumnya datang dari Amsterdam. Saat ini, pesawat tersebut masih berada di udara.
“Saat ini masih di udara pesawatnya itu dari Medan, itu juga dari Amsterdam. Kemudian karena kondisi Bandara Soekarno-Hatta masih close sehingga dialihkan ke Kertajati,” jelasnya.
Seluruh penerbangan yang dialihkan tersebut merupakan penerbangan Garuda Indonesia. Untuk mengantisipasi kondisi Bandara Soekarno-Hatta yang masih ditutup, BIJB Kertajati juga telah menerbitkan NOTAM untuk mendukung operasional selama 24 jam.
“Untuk mengantisipasi masih tertutupnya Bandara Soekarno-Hatta, kami saat ini sudah mengeluarkan NOTAM untuk beroperasi selama 24 jam,” ujar Nuril.
Ia memastikan BIJB Kertajati siap menjadi bandara alternatif bagi penerbangan yang tidak dapat mendarat atau berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta.
“BIJB siap sebagai bandara alternatif Soekarno-Hatta. Memang Kertajati ini merupakan salah satu bandara alternatif dari Bandara Soekarno-Hatta,” pungkasnya. (Munadi)


Tinggalkan Balasan