KAB.CIREBON, (FC).- PT Cirebon Power kembali memperkuat program pemberdayaan masyarakat pesisir melalui penyaluran bantuan 80 unit coolbox kepada nelayan Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan sosialisasi pemanfaatan coolbox yang berlangsung di Bangsal Nelayan Desa Citemu, Kamis (3/9).

Fasilitas tersebut diharapkan mampu membantu nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil laut.

Kuwu Desa Citemu, Herintiano, mengapresiasi langkah Cirebon Power yang dinilai tidak hanya memberikan bantuan sarana, tetapi juga mendorong pemberdayaan nelayan melalui pendampingan dan pemanfaatan teknologi.

“Bantuan ini diharapkan benar-benar memberikan manfaat dan membuat nelayan semakin maju,” ujar Herintiano.

Ia menjelaskan, sebanyak 80 unit coolbox tersebut akan dipinjamkan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan. Fasilitas itu melengkapi program sebelumnya berupa cold storage iCPACK yang telah ditempatkan di Desa Citemu.

Menurutnya, para penerima harus menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik karena statusnya merupakan pinjaman, bukan untuk diperjualbelikan.

“Ini bukan sekadar bantuan, tetapi harus ada manfaat yang bisa dirasakan nelayan. Karena statusnya pinjaman, jangan diperjualbelikan dan harus dijaga sebaik-baiknya,” tegasnya.

Herintiano berharap jumlah bantuan dapat ditambah pada tahap berikutnya agar semakin banyak nelayan yang merasakan manfaat program tersebut.

Sementara itu, Manager CSR Cirebon Power, Fernando Eka Satria, mengatakan program tersebut telah dipersiapkan sejak enam bulan lalu.

Desa Citemu dipilih sebagai lokasi percontohan karena memiliki potensi perikanan serta dukungan kelompok nelayan yang dinilai siap menjalankan program.

“Program ini sudah diwacanakan sejak enam bulan lalu. Citemu kami pilih karena lokasinya strategis dan nelayannya kooperatif,” kata Fernando.

Menurutnya, Desa Citemu menjadi salah satu lokasi pilot project iCPACK di Indonesia bersama beberapa wilayah lain di Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa.

Ia menyebut, keberadaan coolbox dan fasilitas iCPACK diharapkan mampu membantu nelayan mempertahankan kualitas hasil tangkapan selama berada di laut. Teknologi tersebut mampu menjaga suhu dingin hingga sekitar 14 jam sehingga ikan tetap segar.

“Ini dipinjamkan kepada nelayan, tetapi harus dijaga. Harapannya bisa benar-benar bermanfaat,” ujarnya.

Fernando menjelaskan, 80 penerima bantuan tahap awal tersebut akan menjadi percontohan untuk melihat efektivitas program ke depan. Cirebon Power bersama pihak terkait akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan fasilitas tersebut.

Dalam pengelolaannya, kelompok nelayan juga akan didorong membangun sistem iuran atau kas bersama untuk mendukung biaya operasional dan perawatan fasilitas.

“Karena ini pilot project, kami berharap semua pihak menjaga dan memanfaatkannya dengan baik,” jelasnya.

Setiap unit coolbox dilengkapi delapan buah iCPACK yang digunakan saat nelayan melaut. Teknologi tersebut dapat membantu mendinginkan hasil tangkapan dalam waktu sekitar 10 menit dengan kemampuan mempertahankan suhu dingin hingga 14 jam.

Dengan adanya fasilitas tersebut, Cirebon Power berharap nelayan Desa Citemu mampu meningkatkan kualitas hasil tangkapan, memperpanjang daya simpan ikan, serta memperoleh nilai jual yang lebih baik. (Nawawi)