KOTA CIREBON, (FC).- Suasana di kawasan Plaza Panjunan, Kota Cirebon kini mulai berubah. Tempat yang sebelumnya relatif sepi itu mulai ramai, terutama pada sore hingga malam hari.

Keramaian muncul di sepanjang Jalan Syarief Abdurrahman atau yang lebih dikenal warga sebagai Jalan Bahagia. Sejumlah street coffee menjadi tempat baru bagi anak muda untuk nongkrong dan menghabiskan waktu.

Kehadiran usaha tersebut juga ikut membuka peluang bagi pelaku UMKM di sekitar kawasan. Aktivitas ekonomi warga perlahan ikut bergerak seiring meningkatnya pengunjung.

Tokoh masyarakat Panjunan, Kang Isnain, menyambut baik perubahan tersebut. Menurutnya, kawasan Plaza Panjunan memiliki potensi untuk terus dikembangkan tanpa menghilangkan aktivitas warga.

“Kami sangat mendukung adanya aktivitas anak muda di sini. Ini juga membantu para pelaku UMKM bisa berjualan,” kata Isnain, Jumat (28/8).

Meski begitu, ia berharap pemerintah ikut membenahi fasilitas dan penataan kawasan. Salah satu yang dinilai perlu segera ditangani adalah parkir agar tidak membuat arus kendaraan terganggu.

“Yang paling utama soal penataan parkir agar lebih tertata dan tidak mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Isnain juga mengusulkan agar lantai dua Plaza Panjunan di RW 08, Kelurahan Panjunan, kembali diperbaiki dan dimanfaatkan. Menurutnya, ruang tersebut bisa dikembangkan menjadi pusat kegiatan budaya sekaligus ekonomi warga.

Ia menawarkan konsep pasar budaya atau pusat oleh-oleh khas Cirebon. Tempat itu juga bisa menjadi ruang untuk mengenalkan kembali kerajinan gerabah Panjunan yang kini sudah tidak banyak ditemui.

“Dulu kampung Panjunan terkenal dengan kerajinan gerabah, tapi sekarang sudah punah. Nah, lewat tempat ini kerajinan tersebut bisa kita angkat kembali,” kata Isnain. (Agus)