KOTA CIREBON, (FC).- Tugas anggota Paskibraka Kota Cirebon tidak berhenti setelah sukses menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Para purna Paskibraka kini didorong mengambil peran lebih luas sebagai penggerak nilai-nilai Pancasila di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cirebon melalui program Duta Pancasila.

Program ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda agar pengalaman dan nilai kebangsaan yang mereka dapatkan selama menjadi Paskibraka dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

Kepala Kesbangpol Kota Cirebon, Eli Haryati mengatakan para anggota Paskibraka yang telah menyelesaikan tugasnya diberikan tanggung jawab lanjutan untuk ikut membina calon peserta Paskibraka pada tahun berikutnya.

Menurutnya, pengalaman yang dimiliki para purna Paskibraka menjadi modal penting untuk membimbing adik-adik mereka, sekaligus menjadi sarana memperluas penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau sebelumnya lebih kepada membina adik-adiknya, sekarang membina adik-adiknya sekaligus menjadi Duta Pancasila,” ujar Eli di Cirebon, Kamis (20/8).

Ia menjelaskan, program Duta Pancasila sebenarnya bukan program baru. Namun, pada tahun ini pelaksanaannya lebih diperkuat dengan memberikan peran yang lebih luas kepada para purna Paskibraka.

Tidak hanya diarahkan untuk membantu proses pembentukan Paskibraka di tahun berikutnya, mereka juga diharapkan mampu menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya.

Eli menilai posisi generasi muda sebagai Duta Pancasila cukup strategis karena mereka berinteraksi langsung dengan teman sebaya, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, penyampaian nilai-nilai Pancasila tidak hanya dilakukan dalam bentuk kegiatan formal atau sosialisasi, tetapi juga melalui perilaku dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Artinya mereka bersosialisasi di masyarakat nanti, lewat pendidikan, lewat pergaulan sehari-hari, menjadi contoh dan teladan,” katanya.

Kesbangpol Kota Cirebon berharap keberadaan Duta Pancasila dapat memperluas jangkauan pendidikan kebangsaan di kalangan generasi muda. Para purna Paskibraka diharapkan mampu menjadi agen yang membawa semangat persatuan, gotong royong, toleransi, serta nilai-nilai Pancasila ke lingkungan masing-masing.

Dengan pola pembinaan tersebut, tugas Paskibraka tidak lagi dipandang sebatas kegiatan seremonial pada momentum peringatan kemerdekaan. Setelah upacara selesai, para anggota tetap memiliki ruang untuk berkontribusi melalui pembinaan dan penguatan karakter generasi muda.

Eli menegaskan, pembinaan akan dilakukan secara berkelanjutan agar para purna Paskibraka tetap memiliki tanggung jawab sosial setelah menuntaskan tugasnya sebagai pengibar bendera.

“Program Duta Pancasila pun diharapkan menjadi jembatan untuk mengubah pengalaman selama menjadi Paskibraka menjadi kontribusi nyata dalam kehidupan pendidikan dan masyarakat Kota Cirebon,” pungkasnya. (Agus)