MAJALENGKA, (FC).– Ada pemandangan berbeda di Desa Cieurih, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, jelang peringatan HUT ke-81 RI warga setempat membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter atau 1 kilometer disepanjang jalan desa.

Bentangan bendera tersebut membuat ruas jalan terlihat semarak dengan nuansa merah putih.

Bendera dipasang mulai dari pintu masuk jalan desa dan membentang mengikuti jalur jalan hingga sekitar satu kilometer. Dari sisi jalan, deretan bendera yang terpasang di atas jalan menjadi pemandangan menarik bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas.

Pemasangan bendera mulai dilakukan sejak 5 Agustus kemarin. Prosesnya dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat.

Kepala Desa Cieurih, Acep Beny Bunyanudin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya warga memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menghidupkan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurut Acep, proses pemasangan melibatkan banyak warga dengan pembagian tugas secara sederhana. Warga laki-laki mencari bambu dan memasangnya sebagai penyangga, sementara para ibu menyiapkan makanan bagi warga yang bekerja.

“Pemasangannya dilakukan secara gotong royong. Ada warga yang mencari bambu dan memasangnya, sementara ibu-ibu menyiapkan makanan. Jadi semuanya terlibat,” kata Acep, Senin (10/8).

Bendera Merah Putih yang digunakan dalam kegiatan tersebut disediakan oleh Pemerintah Desa Cieurih. Sementara pemasangan hingga penataan di sepanjang jalan dilakukan bersama-sama oleh masyarakat.

Acep berharap keberadaan bentangan bendera sepanjang satu kilometer tersebut dapat membuat suasana peringatan kemerdekaan di Desa Cieurih semakin meriah.

Selain mempercantik lingkungan desa, kegiatan itu juga diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan warga.

“Harapannya HUT Kemerdekaan tahun ini lebih meriah dan semangat gotong royong masyarakat semakin kuat,” ujarnya.

Salah seorang warga, Yaya, mengaku senang melihat bendera Merah Putih membentang di sepanjang jalan desa.
Menurutnya, pemandangan tersebut terlihat unik dan membuat suasana menyambut kemerdekaan semakin terasa.

“Senang dan bangga. Kelihatan unik dan indah, jadi suasana kemerdekaannya lebih terasa,” ujar Yaya.

Ia menyebut pemasangan bentangan bendera sepanjang satu kilometer tersebut baru dilakukan tahun ini. Karena itu, keberadaannya menjadi perhatian tersendiri bagi warga dan pengguna jalan yang melintas.

Bentangan Merah Putih tersebut kini menjadi salah satu cara warga Desa Cieurih menyambut Hari Kemerdekaan dengan semangat kebersamaan. Bukan dengan kemeriahan yang mahal, melainkan melalui gotong royong dan swadaya masyarakat. (Munadi)