PSPB Babakan Ciwaringin Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Situasi PBNU
KAB.CIREBON, (FC).- Persatuan Seluruh Pesantren Babakan (PSPB) resmi mengeluarkan siaran pernyataan terkait situasi yang berkembang di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Pernyataan tersebut disampaikan pada Selasa (9/12) malam di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, oleh KH Marzuqi Ahal, selaku Ketua PSPB.
KH Marzuqi Ahal menegaskan bahwa pernyataan resmi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral Pesantren Babakan dalam menjaga marwah, keutuhan, dan persatuan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.
“Kami memandang perlu menyampaikan sikap ini demi menjaga kebersamaan, ketenangan, dan kehormatan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama di tengah dinamika yang muncul,” ujar KH Marzuqi Ahal.
Dalam pernyataan tersebut, PSPB menyampaikan lima poin utama, pertama menjaga nilai kebersamaan dan persatuan. PSPB menegaskan bahwa seluruh pihak harus merawat nilai-nilai kebersamaan serta memperkuat persatuan di tubuh NU. Kedua, menahan diri dari pernyataan yang memicu kegaduhan.
KH Marzuqi Ahal mengajak semua pihak tidak mengeluarkan pernyataan atau tindakan yang dapat menimbulkan kegaduhan yang merugikan nama baik dan marwah NU. “Kami mengajak seluruh pihak menahan diri dari hal-hal yang dapat mencederai nama baik Nahdlatul Ulama,” katanya.
Ketiga, menjunjung tinggi moralitas, etika, dan adab jam’iyyah. Pihak pesantren menekankan pentingnya mengedepankan akhlak mulia dalam menyikapi perbedaan. “Menegaskan pentingnya mengedepankan moralitas, etika, dan adab jam’iyyah sebagai ikhtiar bersama dalam menjaga marwah NU,” tambahnya.
Keempat, menghormati keputusan musyawarah sesepuh PBNU. PSPB menegaskan bahwa keputusan yang lahir dari musyawarah para sesepuh PBNU harus dijadikan acuan bersama. “Memahami dan menghargai setiap keputusan hasil musyawarah para sesepuh PBNU sebagai bagian dari ikhtiar kolektif menjaga keluhuran Jam’iyyah,” jelas KH Marzuqi Ahal.
Terakhir, mengimbau warga Nahdliyin tetap tenang dan memperbanyak doa. PSPB mengajak warga Nahdliyin menjaga ketenangan, kejernihan sikap, serta memperbanyak doa agar dinamika yang terjadi dapat terselesaikan dengan baik.
“Kami mengimbau warga Nahdliyin terus berdoa agar Allah SWT. memberikan jalan keluar terbaik yang membawa kemaslahatan bagi PBNU, Jam’iyyah, dan Jama’ah,” tutur KH Marzuqi Ahal.
Pernyataan resmi ini menjadi sikap moral Pesantren Babakan dalam menjaga persatuan, stabilitas, serta kehormatan organisasi Nahdlatul Ulama. (Johan)



Tinggalkan Balasan