KOTA CIREBON, (FC).- Perumda Air Minum Tirta Giri Nata (PAM-TGN) Kota Cirebon tengah melaksanakan pekerjaan peningkatan layanan jaringan pipa di sepanjang Jalan Kartini.

Aktivitas ini berpotensi menyebabkan sedikit gangguan distribusi air bagi pelanggan di kawasan tersebut.

Direktur Utama PAM-TGN, Sofyan Satari, SE, MM menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan selama proses pengerjaan berlangsung.

Meski demikian, ia memastikan pasokan air tetap berjalan dengan skema distribusi yang sudah disiapkan sebelumnya.

“Mulai dari simpang Gunung Sari hingga rel kereta api kemungkinan terdampak sedikit. Namun, Insyaallah bisa segera kami atasi agar tidak mengganggu pelanggan secara signifikan,” ujar Sofyan, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan merupakan revitalisasi pipa berukuran 2 inci yang sudah berusia lama.

Petugas tampak melakukan penggalian di badan jalan untuk mengganti jaringan lama dengan pipa baru yang lebih andal.

Baca Juga: PDAM Kota Cirebon Survey Sumber Mata Air Baru di Kuningan

Sofyan menjelaskan, penggalian di badan jalan dilakukan untuk mengantisipasi potensi pembongkaran trotoar di kemudian hari, mengingat saat ini Pemerintah Kota Cirebon tengah menata ulang dan memperindah kawasan trotoar di Jalan Kartini.

“Pipa lama sudah melampaui usia teknis. Karena itu, kami ganti dengan pipa baru agar tidak perlu membongkar trotoar yang sedang dibangun. Dengan begitu, pekerjaan bisa lebih efisien dan estetika kota tetap terjaga,” katanya.

Lebih lanjut, Sofyan menegaskan selama proses perbaikan, aliran air ke pelanggan tetap berjalan melalui pipa eksisting.

Ia optimistis setelah proyek ini selesai, pelayanan PAM-TGN akan menjadi lebih optimal.

“Gangguan yang terjadi bersifat sementara. Air tetap mengalir seperti biasa, hanya mungkin ada sedikit penurunan tekanan di beberapa titik. Setelah revitalisasi selesai, kualitas layanan akan jauh lebih baik,” tandasnya. (Agus)