INAFIS Polda Jabar dan Puslabfor Periksa Rumah Penemuan Satu Keluarga Tewas Terkubur di Indramayu
INDRAMAYU, (FC).– Tim INAFIS Polda Jawa Barat bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri mendatangi sebuah rumah di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu
Rumah tersebut merupakan lokasi penemuan lima anggota keluarga yang tewas terkubur dalam satu liang. Kelima korban, terdiri atas Budi (45), istrinya Euis, ayahnya Syahroni (70), seorang anak perempuan berusia enam tahun, serta seorang bayi berusia delapan bulan.
Kedatangan tim forensik untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menyusul adanya dugaan tindak pidana atas kematian para korban.
Pantauan di lokasi, rumah korban dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Area sekitar rumah ditutup dan akses warga dibatasi agar proses olah TKP dapat berjalan lancar.
Beberapa petugas memeriksa bagian dalam rumah, termasuk halaman samping dan area di sekitar pohon nangka yang menjadi fokus pemeriksaan.
Tim INAFIS dan Puslabfor membawa peralatan lengkap untuk dokumentasi, pengambilan sidik jari, serta pemeriksaan benda-benda yang diduga terkait peristiwa tersebut. Proses ini dilakukan secara teliti agar setiap bukti dapat diamankan.
Selain itu, polisi juga memeriksa jejak di halaman rumah dan pintu masuk, serta memotret setiap sudut rumah untuk dianalisis lebih lanjut di laboratorium forensik.
Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menjelaskan bahwa sejumlah barang bukti telah diamankan, antara lain satu cangkul, satu ember kecil, seprei dengan bercak darah, serta terpal berwarna biru yang juga terdapat bercak darah.
“Untuk dugaan adanya barang-barang milik korban yang hilang, masih dalam pendalaman Satreskrim,” terang Tarno. Rabu (3/9/2025)
Ia menambahkan, sejauh ini lima orang saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap motif serta pelaku pembunuhan.
“Korban diperkirakan meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan,” ungkapnya.
Dalam hal ini, Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga terungkap siapa pelaku dan motif di balik tewasnya satu keluarga tersebut. (Agus Sugianto)



Tinggalkan Balasan