130 Peserta Ikuti Kejuaraan Grasstrack Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sumber Kulon
MAJALENGKA, (FC).— Sebanyak 130 pembalap dari berbagai daerah di Jawa B1¹11¹arat mengikuti kejuaraan grasstrack di Sirkuit Desa Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Selasa (18/8).
Ajang tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Peserta yang turun berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Indramayu, Sumedang, Ciamis, Tasikmalaya, serta Kabupaten Majalengka sebagai tuan rumah.
Kejuaraan ini menjadi ajang latihan bersama sekaligus uji kemampuan bagi para pembalap sebelum mengikuti kompetisi di tingkat daerah maupun nasional.
Sebanyak 12 kelas dipertandingkan, mulai dari Bebek Standar, Bebek Modifikasi, FFA, Bebek Standar Open, Bebek Modifikasi Open, FFA Open, Matic Standar Open, Matic FFA Open, FFA Lokal, Adventure, Minimotor usia 13 tahun, hingga kelas RBT.
Masing-masing kelas diikuti sekitar 10 pembalap. Persaingan semakin menarik karena para peserta harus menaklukkan karakter lintasan yang cukup menantang. Salah satu kelas yang paling menarik perhatian penonton adalah kelas minimoto. Pesertanya merupakan pembalap anak-anak berusia mulai enam hingga 13 tahun.
Salah satu pembalap yang mencuri perhatian yakni Fikri, pembalap asal Desa Panyingkiran, Kecamatan Jatitujuh. Bocah berusia enam tahun yang masih duduk di kelas satu sekolah dasar itu mengaku sudah menyukai dunia balap sejak duduk di taman kanak-kanak.
Meski masih belia, Fikri tercatat telah beberapa kali meraih juara dalam kejuaraan grasstrack minimoto di berbagai daerah, di antaranya Wonosobo, Sumedang, dan Sukabumi.
Menurut Fikri, lintasan di Sirkuit Sumber Kulon cukup menantang, terutama pada bagian tikungan yang membutuhkan keberanian sekaligus konsentrasi.
Sementara itu, Nana, pembalap asal Majalengka, turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Nana menilai persaingan berlangsung seru. Selain kondisi lintasan yang cukup sulit, debu yang beterbangan juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap karena mengurangi jarak pandang saat berada di lintasan.
Panitia dari Karang Taruna Mulia Jaya, Bentar Warsa, mengatakan kejuaraan grasstrack tersebut tidak sekadar menjadi hiburan dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan.
Kegiatan itu juga diarahkan sebagai wadah latihan bersama dan uji kemampuan pembalap, sekaligus persiapan menghadapi berbagai kejuaraan di tingkat daerah hingga nasional.
“Kejuaraan ini juga menjadi salah satu upaya untuk mencari bibit-bibit baru atlet pembalap,” ujar Bentar Warsa.
Selain memperebutkan trofi dan piagam penghargaan, panitia juga menyediakan uang pembinaan bagi para pembalap yang berhasil meraih juara di masing-masing kelas. Dengan lintasan yang menantang dan peserta dari berbagai daerah, kejuaraan grasstrack di Sumber Kulon turut mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Majalengka. (Munadi)


Tinggalkan Balasan