KOTA CIREBON, (FC).- Setelah bertahun-tahun tersiksa dengan jalan rusak, akhirnya pengguna Jalan Ciremai Raya Kota Cirebon bisa sedikit bernafas lega.
Pasalnya, pengecoran atau betonisasi jalan tersebut sudah dimulai sekitar sepekan yang lalu oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon.
Pengerjaan perbaikan ruas jalan tersebut sudah dimulai sejak Jumat pekan lalu. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, turun langsung meninjau proses perbaikan dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kota Cirebon, saya minta maaf dan mohon bersabar karena aktivitas warga pasti sedikit terganggu selama perbaikan,” ujar Edo, Rabu (27/8/2025).
Edo menegaskan, betonisasi Jalan Ciremai Raya adalah wujud komitmen Pemkot dalam menuntaskan janji kepada masyarakat. Terlebih, kawasan tersebut merupakan jalur vital dan kerap menjadi langganan banjir.
“Itu prioritas. Sebagus apa pun aspalnya, kalau air menggenang pasti rusak lagi. Solusinya memang harus pengecoran,” jelasnya.
Selain betonisasi, Pemkot juga memperbaiki sistem drainase agar aliran air lebih lancar. Harapannya, genangan air yang merusak jalan tidak terjadi lagi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachman Hidayat menambahkan perbaikan jalan ini diperkirakan memakan waktu tiga hingga empat bulan dengan panjang 240 meter, mulai dari Jembatan Cikalong hingga Jembatan Cikenis.
“Selain betonisasi, drainase juga dibenahi. Tahun ini target kami memperbaiki 21 ruas jalan, enam sudah selesai, sisanya masih proses,” ungkap Rachman.
Warga pun menyambut gembira langkah Pemkot Cirebon. Eki Yulianto (32), warga Perumahan Taman Kalijaga yang setiap hari melintas, mengaku lega.
“Tiap hari lihat pengendara hampir jatuh karena lubang. Alhamdulillah sekarang mulai diperbaiki,” katanya.
Sejak menjabat pada Februari 2025, Edo mengklaim sudah memperbaiki 15 titik jalan. Ia optimistis dalam tiga tahun ke depan, seluruh jalan di Kota Cirebon bisa dalam kondisi baik jika anggaran mencukupi. (Agus)











































































































Discussion about this post