KUNINGAN, (FC).- Warga Desa Wanasaraya, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan, digemparkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia (lansia) meninggal dunia di dalam sumur belakang rumahnya, Sabtu (8/8) sekitar pukul 05.00 WIB.

Korban diketahui bernama Rusti (77). Jasad korban ditemukan setelah keluarga melakukan pencarian karena korban tidak terlihat berada di dalam rumah.

Kapolsek Cidahu AKP Amdan Saleh mengatakan, pencarian bermula saat menantu korban merasa khawatir dan mencari keberadaan Rusti di sekitar rumah.

“Sekitar pukul 05.00 WIB, saksi mencari keberadaan korban di rumah karena khawatir terjadi sesuatu. Namun saat dicari, korban tidak ditemukan,” ujar Amdan saat dikonfirmasi.

Pencarian kemudian dilakukan bersama keluarga. Saat memeriksa bagian dalam rumah, anak korban menemukan adanya bercak darah di area dapur.

Bercak tersebut kemudian ditelusuri hingga mengarah ke sumur yang berada di bagian samping belakang rumah. Saat diperiksa, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur.

“Anak korban kemudian mengikuti bercak darah tersebut hingga mengarah ke sumur yang berada di belakang samping rumah. Setelah diperiksa, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Amdan.

Saat ditemukan, posisi tubuh korban berada dengan bagian kepala di bawah permukaan air, sementara bagian kaki terlihat mengapung.

Keluarga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian meminta bantuan warga. Bersama perangkat desa, warga melakukan proses evakuasi dan membawa jasad korban ke rumah.

Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tim medis Puskesmas Kalimanggis bersama Tim Inafis Polres Kuningan langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan adanya sejumlah luka pada beberapa bagian tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka di beberapa bagian tubuh korban,” ungkap Amdan.

Adanya bercak darah serta temuan luka tersebut membuat polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Polisi kini masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk dugaan adanya tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Dugaan keterlibatan anak kandung korban juga masih dalam tahap penyelidikan.

“Untuk dugaan pelaku masih dalam penyelidikan. Kami masih mendalami motif maupun rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia,” tegas Amdan.

Hingga Sabtu siang, polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan guna memastikan kronologi serta penyebab pasti kematian Rusti.

Kapolsek Cidahu mengimbau masyarakat agar tidak membuat kesimpulan sendiri sebelum proses penyelidikan selesai.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuat kesimpulan sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganannya kepada pihak kepolisian,” pungkasnya. (Angga)