HKN ke-62, Dinkes Cirebon Gelar Turnamen Futsal Antarinstansi Kesehatan
KAB.CIREBON, (FC).- Sebanyak 16 tim dari berbagai instansi kesehatan mengikuti turnamen futsal yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Futsal ANT, Kecamatan Talun, Sabtu (7/11).
Turnamen dibuka Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj. Eni Suhaeni. Peserta berasal dari sejumlah puskesmas, rumah sakit, Dinas Kesehatan, hingga perguruan tinggi kesehatan, termasuk STIKes.
Eni mengatakan, turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HKN yang bertujuan mendorong pola hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi dan kekompakan antartenaga kesehatan.
“Yang penting ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan. Kita bermain harus sportif, tetapi jangan meninggalkan suasana gembira dan kebersamaan. Jadi, semua bisa menikmati kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rangkaian HKN tahun ini telah diawali dengan kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi kesehatan kepada pelajar di SMP Negeri 2 Kedawung dan sejumlah sekolah dasar di wilayah Panguragan.
Setelah turnamen futsal, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan voli pada 10 November dan olahraga padel yang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta Fakultas Kedokteran UGJ.
Dinkes juga menjadwalkan seminar kesehatan pada 11 November dengan materi deteksi dini penyakit tidak menular, terutama penyakit jantung dan stroke.
“Ini penting agar masyarakat semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak awal,” kata Eni.
Adapun puncak peringatan HKN tingkat Kabupaten Cirebon dijadwalkan berlangsung pada 15 November 2026 di GOR Rangajati.
Sejumlah kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan akan digelar, di antaranya donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, jalan sehat, serta edukasi dan penyuluhan kesehatan.
Eni memperkirakan kegiatan puncak tersebut diikuti hampir 1.000 peserta. Mereka berasal dari perwakilan 60 puskesmas, Dinas Kesehatan, rumah sakit, perguruan tinggi kesehatan, organisasi profesi, masyarakat umum, serta sejumlah organisasi perangkat daerah.
“Kalau dari puskesmas saja masing-masing mengirimkan sekitar 10 orang, berarti sudah 600 peserta. Belum dari Dinas Kesehatan, rumah sakit, STIKes, FK UGJ, dan masyarakat. Jadi, diperkirakan hampir 1.000 orang akan hadir,” jelasnya.
Dalam rangkaian HKN ke-62, Dinkes juga mengajak masyarakat mengikuti gerakan 62.000 langkah melalui aplikasi SatuSehat. Peserta yang berhasil mencapai target tersebut berkesempatan memperoleh penghargaan dari Kementerian Kesehatan.
Melalui berbagai agenda tersebut, Dinkes berharap peringatan HKN tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong masyarakat membiasakan aktivitas fisik, melakukan pemeriksaan kesehatan secara dini, dan menerapkan pola hidup sehat. (Ghofar)



Tinggalkan Balasan