Kandang Ayam di Wiyong Terbakar, Diduga Akibat Mesin Pemanas Overheat
KAB.CIREBON, (FC).- Kebakaran menghanguskan hampir seluruh bangunan kandang ayam milik Mulyani di Blok Pesantren, RT 001 RW 006, Desa Wiyong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Rabu (14/10) pagi.
Kebakaran diduga dipicu mesin pemanas yang mengalami panas berlebih atau overheat hingga menimbulkan percikan api.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 06.05 WIB. Regu 3 Damkar Sektor Arjawinangun langsung diberangkatkan tiga menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 06.19 WIB.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Saat tiba, api masih menyala di beberapa bagian kandang sehingga anggota segera melakukan penyemprotan untuk memadamkan titik api yang tersisa,” ujar Eno.
Berdasarkan keterangan awal pemilik kandang, kebakaran diduga bermula dari mesin pemanas yang mengalami panas berlebih. Percikan api kemudian merambat dan membakar bangunan kandang beserta isinya.
Pemilik kandang sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena api telanjur membesar.
Petugas Damkarmat kemudian mengerahkan satu unit mobil pemadam jenis pancar dengan dukungan dua selang kecil dan satu selang besar untuk menjinakkan kobaran api.
Proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Setelah pemadaman selesai, petugas melanjutkan proses pendinginan dan memeriksa seluruh area yang terbakar. Setelah dipastikan aman, anggota kembali ke sektor untuk melanjutkan kesiapsiagaan,” jelasnya.
Berdasarkan laporan petugas, luas bangunan kandang yang terbakar diperkirakan mencapai 393 meter persegi dari total luas sekitar 405 meter persegi. Sementara itu, sekitar 12 meter persegi area berhasil diselamatkan.
Sejumlah aset yang terbakar meliputi bangunan kandang, ayam di dalamnya, mesin pemanas, mesin blower, pakan ayam, tabung gas LPG 3 kilogram, serta material lain yang mudah terbakar.
Eno mengungkapkan, proses penanganan kebakaran menghadapi sejumlah kendala, terutama jauhnya sumber air serta akses jalan menuju lokasi yang sempit dan berliku.
Meski demikian, petugas berhasil menyelesaikan penanganan kebakaran hingga proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai pada pukul 09.24 WIB.
Dalam kejadian tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam pendataan.
Damkarmat Kabupaten Cirebon mengingatkan pentingnya memastikan kondisi peralatan pemanas dan instalasi pendukung di kandang ayam dalam keadaan aman. Pemeriksaan berkala diperlukan untuk mengantisipasi panas berlebih yang berpotensi memicu kebakaran. (Johan)


Tinggalkan Balasan