Jalan Beton Kaliwedi-Guwa Picu Keluhan, Pengendara Diminta Waspada
KAB.CIREBON, (FC).- Proyek peningkatan jalan ruas Kaliwedi-Guwa, Kabupaten Cirebon, mendapat sorotan dari warga. Pekerjaan rigid beton yang belum rampung dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan lantaran belum dilengkapi pengamanan yang memadai.
Keluhan tersebut disampaikan warga melalui media sosial Facebook. Salah satunya akun @Ibnu Saechu, warga Desa Guwa Kidul yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut.
Dalam unggahan videonya, Ibnu menyoroti kondisi jalan beton yang telah selesai sebagian.
Permukaan jalan yang terlihat mulus membuat sejumlah pengendara melaju dengan kecepatan cukup tinggi, terutama dari arah Kaliwedi menuju Guwa Kidul maupun sebaliknya.
Namun, saat mendekati titik akhir betonisasi, pengendara harus melakukan pengereman mendadak karena terdapat perbedaan ketinggian jalan akibat pekerjaan yang belum tersambung sempurna dengan bagian beton sebelumnya.
Kondisi tersebut disebut beberapa kali menyebabkan pengendara, khususnya sepeda motor, kehilangan kendali hingga terjatuh.
Melalui pesan WhatsApp, Ibnu mengatakan kecelakaan terjadi karena pengendara tidak mengetahui adanya perubahan kondisi jalan akibat belum adanya rambu peringatan di lokasi pekerjaan.
“Sudah banyak yang terjatuh. Tadi pagi juga masih ada pengendara yang terjatuh di situ,” ujar Ibnu, Minggu (9/8).
Menurutnya, kondisi tersebut sudah terjadi sekitar satu bulan sejak pekerjaan dasar betonisasi dimulai. Ia berharap pekerjaan segera diselesaikan agar tidak kembali menimbulkan risiko bagi pengguna jalan.
“Kelanjutan pekerjaan rigid beton harus segera dituntaskan agar tidak ada lagi pengendara yang terperosok di lokasi yang sama,” katanya.
Ibnu menambahkan, setelah unggahan videonya ramai mendapat perhatian, pihak terkait kemudian memasang rambu atau tanda peringatan proyek di lokasi tersebut.
“Kalau kemarin belum ada rambu, tapi sekarang sudah ada,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon, Rezza Fauzi, membenarkan adanya pekerjaan peningkatan jalan di ruas Kaliwedi-Guwa.
Menurutnya, proyek tersebut merupakan pekerjaan betonisasi dengan nilai kontrak sekitar Rp915 juta dan panjang penanganan kurang lebih 220 meter.
“Memang ada pekerjaan peningkatan jalan di ruas Kaliwedi-Guwa dengan rigid beton,” kata Rezza.
Terkait kondisi pekerjaan yang belum terselesaikan, Rezza menjelaskan proses pembangunan masih berjalan dan baru memasuki tahap lapisan awal.
Ia menyebut keterlambatan pekerjaan dapat dipengaruhi sejumlah faktor, seperti kendala distribusi logistik, tingginya permintaan material akibat banyaknya proyek, maupun keterbatasan stok bahan di toko material lokal.
Pemkab Cirebon melalui DPUTR memastikan pekerjaan tersebut tetap berjalan hingga selesai.
Sementara itu, pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan tanda-tanda keselamatan selama melintas di area proyek. (Ghofar)



Tinggalkan Balasan