KAB. CIREBON, (FC).- Suasana panik mewarnai kebakaran rumah di Perum Griya Asri Kejuden 2 Blok Winong RT 02 RW 07, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jumat (31/7).

Seorang saksi mata mengungkap detik-detik warga mengetahui kobaran api hingga menemukan dua korban, yakni seorang ayah dan bayi berusia enam bulan, dalam kondisi meninggal dunia.

Saksi mata, Kristianto, mengatakan kejadian bermula ketika warga mendengar teriakan yang mengabarkan adanya kebakaran dari rumah korban. Warga pun langsung berhamburan keluar dan berupaya melakukan pertolongan.

“Awalnya ada bapak-bapak teriak ‘kebakaran, kebakaran’. Setelah itu warga langsung keluar rumah dan berusaha membantu memadamkan api,” ujar Kristianto saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya, api diduga berasal dari bagian kamar rumah. Meski kobaran api tidak langsung terlihat dari luar, asap hitam pekat dengan cepat memenuhi seluruh bagian bangunan.

“Asapnya sangat banyak. Apinya ada di kamar-kamar sampai ke belakang rumah,” katanya.

Saat warga berusaha masuk untuk melakukan evakuasi, diketahui masih terdapat penghuni rumah yang terjebak, yakni kepala keluarga bersama anaknya yang masih balita.

Kristianto menyebut, sang bayi ditemukan berada di sekitar jendela, sedangkan ayahnya ditemukan di bagian belakang rumah, tepatnya area dapur dekat wastafel.

“Anaknya ditemukan dekat jendela. Kalau bapaknya ada di belakang, dekat wastafel di dapur. Kondisinya sudah terkapar,” ungkapnya.

Ia mengaku melihat adanya luka pada bagian dada bayi, namun tidak mengetahui secara pasti penyebab luka tersebut. Selain itu, terdapat bercak darah yang terlihat pada pakaian korban.

“Saya lihat ada luka di bagian dada, tapi saya kurang tahu penyebabnya. Ada juga bercak darah di celananya,” tuturnya.

Kristianto menambahkan, keluarga korban diketahui bukan warga asli Desa Kejuden. Sang suami merupakan pendatang, sementara istrinya berasal dari Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.

Ia menduga kondisi rumah yang minim ventilasi membuat asap cepat memenuhi ruangan sehingga menyulitkan proses evakuasi.

“Asap menutup dari atas karena rumah ini hampir tidak ada lubang angin atau ventilasinya,” katanya.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga meninggalnya kedua korban masih dalam penyelidikan Polresta Cirebon.

Tim Inafis masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap sumber api serta faktor yang menyebabkan korban meninggal dunia. (Johan)