KAB.CIREBON, (FC).- Kecelakaan maut terjadi di Jalan By Pass Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, tepatnya di belakang Pos Polisi Jungjang, Selasa (9/6) sekitar pukul 16.00 WIB.
Sebuah truk kontainer bermuatan produk monosodium glutamat (MSG) menabrak dua warung di pinggir jalan setelah diduga hilang kendali.
Akibat insiden tersebut, seorang penjaga warung meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, dua orang lainnya mengalami luka berat dan harus mendapatkan penanganan medis.
Truk kontainer bernomor polisi B 9485 FO itu diketahui melaju dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. Saat mendekati lampu lalu lintas di kawasan Arjawinangun, kendaraan diduga tidak dapat dikendalikan sehingga keluar jalur dan menghantam bangunan di sisi kiri jalan.
Kasatlantas Polresta Cirebon AKP Yudha Satyo Rahardjo mengatakan, kecelakaan diduga dipicu sopir yang gagal mengendalikan laju kendaraan ketika mendapati lampu merah dan antrean kendaraan di depannya.
“Diduga sopir tidak dapat menguasai kendaraan. Saat melihat lampu merah dan antrean kendaraan, pengemudi membanting setir ke kiri hingga menabrak dua warung yang berada di pinggir jalan,” ujar Yudha.
Menurutnya, korban meninggal dunia merupakan penjaga salah satu warung yang tertabrak truk kontainer. Sementara dua korban lainnya mengalami luka berat akibat tertimpa material bangunan yang rusak.
Yudha menuturkan, faktor kecepatan menjadi salah satu dugaan penyebab kecelakaan. Kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi diduga membuat pengemudi kehilangan kendali saat mencoba menghindari antrean kendaraan.
“Dugaan sementara, pengemudi tidak mampu menguasai kendaraan karena melaju dengan kecepatan tinggi,” katanya.
Untuk memastikan penyebab kecelakaan, Satlantas Polresta Cirebon masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon guna memeriksa kondisi teknis kendaraan.
“Kami akan berkolaborasi dengan Dishub untuk memastikan kelayakan jalan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini,” jelasnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengamanan, serta pengaturan arus lalu lintas yang sempat tersendat. Peristiwa tersebut juga menarik perhatian warga sekitar yang memadati lokasi kejadian.
Demi menjaga keselamatan warga dan petugas, aliran listrik di sekitar lokasi sempat dipadamkan sementara karena sejumlah kabel tersangkut badan truk kontainer yang ringsek usai menabrak bangunan. (Johan)













































































































Discussion about this post