KOTA CIREBON, (FC).- Bercanda boleh saja asal jangan berlebih-lebihan dan membahayakan. Itulah kiranya nasehat orangtua kepada anak-anaknya. Yang kalau tidak dipatuhi hal ini bisa berujung celaka atau bahaya.

Hal ini mirip yang terjadi terhadap SPG (21) seorang mahasiswa asal Garut yang kuliah di Kota Cirebon. Temannya bercanda dengan mengikatkan tali ripit atau yang lebih dikenal dengan nama tali atau kabel ties yang biasa untuk mengikat kabel dengan kuat, ke jari SPG.

Niatnya cuman bercanda, namun tali ties tersebut tidak bisa dicopot, malah semakin mengencang ketika hendak dicoba dilepaskan. Jari SPG nampak membiru pucat karena darah tersumbat mengalir ke jarinya.

Merasa panik dan khawatir jeratan semakin membahayakan kondisi jarinya, korban akhirnya mendatangi Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP atau Damkar) Kota Cirebon Hari Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB untuk meminta bantuan.

Kasi Kesiapsiagaan, Operasi, dan Penyelamatan Kebakaran Damkar Kota Cirebon Nurjaman mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan. Dengan peralatan dan petugas yang berpengalaman, akhirnya tali ties tersebut berhasil dilepaskan. Tanpa luka serius, hanya bekasnya saja.

“Pertolongan seperti ini termasuk dalam kategori penyelamatan non-kebakaran yang unik kerap ditangani pihaknya. Alhamdulillah proses pelepasan tali ties berjalan lancar dan tidak membutuhkan waktu lama. Kondisi jari korban aman dan tidak mengalami cedera serius,” jelasnya.

Disebutkannya, Damkar sekarang tugasnya tidak hanya terbatas pada penanganan peristiwa kebakaran semata. Damkar memiliki peran strategis dalam misi kemanusiaan dan keselamatan masyarakat.

“Sampai hal-hal kecil kami selalu dipercaya oleh masyarakat untuk memberikan pelayanan,” jelasnya.

Damkar juga hadir dalam berbagai kondisi darurat, seperti evakuasi korban kecelakaan, penyelamatan warga yang terjebak, penanganan hewan liar atau berbahaya, hingga membantu masyarakat dalam situasi yang mengancam keselamatan jiwa dan lainnya.

Ditegaskannya, seluruh personel Damkar Kota Cirebon telah dibekali pelatihan khusus dan kesiapsiagaan tinggi agar mampu merespons cepat setiap laporan dari masyarakat.

“Bila ada kejadian kebakaran atau kondisi kegawatdaruratan, masyarakat bisa menghubungi kami di Mako Bima di nomer (0231) 484113, Pos Damkar Harjamukti (0231) 8808889, atau layanan hotline kedaruratan di nomer 112,” pungkasnya. (Agus)