Perpustakaan Kelurahan Sunyaragi Dinilai oleh Dispuspida Jawa Barat
KOTA CIREBON, (FC).- Perpustakaan Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon, terus menunjukkan kiprahnya dalam mengembangkan budaya literasi di tengah masyarakat.
Berkat berbagai inovasi dan program pemberdayaan yang dijalankan, perpustakaan tersebut berhasil masuk delapan besar nominasi Lomba Perpustakaan Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.
Capaian tersebut membawa Perpustakaan Kelurahan Sunyaragi melaju ke tahapan rechecking atau verifikasi lapangan yang dilakukan Tim Penilai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat, Selasa (4/8).
Tahapan ini menjadi penentu setelah sebelumnya lolos seleksi administrasi bersama delapan perpustakaan terbaik dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon, Mastara mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang panjang dan objektif, mulai dari tingkat kota hingga provinsi.
Menurutnya, Pemerintah Kota Cirebon terlebih dahulu menggelar Lomba Perpustakaan Kelurahan tingkat kota untuk menentukan wakil yang akan dikirim ke tingkat provinsi.
“Kelurahan Sunyaragi menjadi juara pertama dalam lomba tingkat Kota Cirebon. Jadi tidak ditunjuk begitu saja, tetapi melalui proses seleksi yang sama seperti yang dilakukan di tingkat provinsi,” ujar Mastara.
Ia menjelaskan, setelah lolos seleksi administrasi, kini tim penilai dari Provinsi Jawa Barat melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan dengan kondisi nyata di lapangan.
“Rechecking ini bertujuan melihat apakah data yang kami sampaikan benar-benar sesuai dengan fakta. Tim melakukan verifikasi langsung terhadap berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian,” katanya.
Mastara menilai Perpustakaan Kelurahan Sunyaragi memiliki banyak inovasi yang menjadikannya layak bersaing di tingkat provinsi. Berbagai program yang dipaparkan oleh pihak kelurahan dinilai mampu menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang aktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, peran perpustakaan saat ini tidak lagi sebatas tempat menyimpan koleksi buku atau ruang membaca semata, melainkan telah berkembang menjadi pusat kegiatan masyarakat.
“Perpustakaan sekarang menjadi ruang publik yang memiliki banyak fungsi, mulai dari pemberdayaan masyarakat, ruang inovasi, ruang diskusi, hingga wadah pengembangan berbagai aktivitas positif lainnya,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi upaya Kelurahan Sunyaragi dalam mengembangkan berbagai bentuk literasi di masyarakat. Tidak hanya literasi membaca, tetapi juga literasi sains, seni, keuangan, dan berbagai jenis literasi lainnya yang dinilai penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Literasi itu pada akhirnya bertujuan membentuk masyarakat yang lebih cerdas, kreatif, inovatif, dan mampu berpikir kritis. Kami melihat upaya peningkatan literasi di Kelurahan Sunyaragi sudah berjalan sangat baik,” jelasnya.
Mastara berharap hasil verifikasi lapangan dapat berjalan lancar sehingga Perpustakaan Kelurahan Sunyaragi mampu meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Cirebon di tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Semoga seluruh proses penilaian berjalan dengan baik dan Perpustakaan Kelurahan Sunyaragi dapat memberikan hasil terbaik bagi Kota Cirebon,” pungkasnya. (Agus)


Tinggalkan Balasan