Komisi III DPRD Indramayu Desak BUMD Tingkatkan Kinerja
INDRAMAYU, (FC).- Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu mendesak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan kinerja demi menggenjot pendapatan asli daerah (PAD).
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, Suhendri, mengatakan, terobosan baru di lingkungan BUMD dibutuhkan sebagai upaya meningkatkan kinerja dan pendapatan perusahaan.
Selain itu, menurut dia, berbagai prestasi yang telah dicapai BUMD juga harus dikembangkan untuk mengurangi dan meminimalkan potensi kerugian, sehingga tidak melulu bergantung pada suntikan modal APBD.
“Upaya ini dibutuhkan agar BUMD mampu berkontribusi lebih baik terhadap daerah, meningkatkan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Indramayu,” kata Suhendri saat ditemui usai Rapat Kerja Pembahasan Perubahan APBD 2026 di Ruang Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (22/9).
Rapat itu tampak diikuti Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Indramayu, Perumdam Tirta Darma Ayu, PT BPR Indramayu Jabar (BIMJ), PT BWI Kabupaten Indramayu, Bapenda Kabupaten Indramayu, dan lainnya.
Suhendri mengatakan, dalam rapat kerja itu Perumdam Tirta Darma Ayu telah menyampaikan bahwa perubahan anggaran diarahkan pada peningkatan pelayanan dan pasokan air kepada masyarakat.
Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian ialah peremajaan hingga penambahan jaringan pipa guna mendukung kelancaran distribusi air di wilayah Kabupaten Indramayu.
“Dari perwakilan Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Indramayu memaparkan kepada kami mengenai rencana penambahan anggaran diprioritaskan untuk pembinaan dan sosialisasi, sehingga meningkatan kinerja serta pengembangan BUMD,” ujar Suhendri.
Sementara Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, Tatang Sutardi, menyoroti rencana perubahan anggaran Perumdam Tirta Darma Ayu yang diarahkan untuk peremajaan dan penambahan jaringan pipa distribusi air.
Pihaknya pun meminta, kebijakan kenaikan tarif pelanggan yang diberlakukan Perumdam Tirta Darma Ayu wajib dibarengi pembenahan kualitas pasokan air secara nyata di lapangan.
“Alokasi Perubahan APBD 2026 harus mendorong BUMD bertransformasi menjadi lebih produktif, sehingga berkontribusi maksimal terhadap PAD Kabupaten Indramayu,” pungkasnya (F-08)


Tinggalkan Balasan