KAB.CIREBON, (FC).- Kondisi Jalan Pantura Cirebon kian membahayakan pengguna jalan. Kerusakan parah berupa lubang menganga di hampir seluruh lajur, ditambah minimnya penerangan jalan, meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.
Pantauan di lapangan menunjukkan lubang tersebar di sejumlah titik sepanjang jalur nasional tersebut.
Diameter lubang bervariasi, mulai dari sekitar 5 sentimeter hingga mencapai 50 sentimeter, dengan kedalaman antara 7 hingga 20 sentimeter.
Kondisi ini memaksa kendaraan mengerem mendadak atau bermanuver menghindari lubang di tengah arus lalu lintas berkecepatan tinggi.
Situasi semakin berbahaya saat malam hari. Banyak titik Pantura Cirebon minim lampu penerangan, bahkan sebagian ruas dilaporkan gelap total.
Lubang yang tertutup genangan air pada musim hujan kerap tidak terlihat, sehingga menjadi jebakan bagi pengendara.
Islahuddin (54), pengendara yang hampir setiap hari melintasi Pantura Cirebon, mengaku kondisi jalan tersebut membuat perjalanan menjadi berisiko.
“Lubang-lubangnya sudah lama, dari tahun kemarin belum diperbaiki. Padahal ini jalur cepat, motor sampai truk jarang yang pelan,” kata Islahuddin, Selasa (10/2).
Menurutnya, kecelakaan akibat jalan berlubang kerap terjadi, terutama menimpa pengendara roda dua yang paling rentan terjatuh saat menghantam lubang atau saat menghindar dari kerusakan jalan.
“Kalau lewat sini harus pelan-pelan sambil nebak-nebak jalan, takut kena lubang yang dalam,” ujarnya.
Kondisi serupa disampaikan Kholid (55), pemilik warung di pinggir Jalan Pantura. Ia mengaku sering menyaksikan kecelakaan di sekitar lokasi, terutama pada malam hari.
“Sering kejadian kecelakaan. Malam gelap, lampu jalan tidak ada, lubangnya dalam-dalam,” tuturnya.
Ia menyebut warung miliknya kerap menjadi tempat singgah sementara bagi korban kecelakaan sebelum mendapat pertolongan lebih lanjut.
Pantura Cirebon merupakan jalur utama kendaraan berat seperti truk dan trailer. Beban kendaraan yang tinggi, ditambah intensitas lalu lintas yang padat, diduga mempercepat kerusakan jalan, terutama saat curah hujan meningkat.
Warga dan pengguna jalan berharap perbaikan segera dilakukan oleh pihak berwenang guna mencegah kecelakaan berulang dan memastikan keselamatan pengendara di jalur nasional tersebut. (Ghofar)











































































































Discussion about this post