KOTA CIREBON,(FC).- Presiden RI terpilih Prabowo Subianto melakukan mitigasi dan uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cirebon.

Uji coba ini dilakukan di 40 sekolah tingkat SD dan SMP dengan jumlah sekitar 18 ribu siswa.

Uji coba MBG tahap pertama dan sebagai pembukaan dilakukan di SMPN 1 Kota Cirebon yang dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jenderal TNI (Purn.) Wiranto.

“Memang yang hadir di sini ataupun yang mengikuti acara ini adalah sahabat-sahabat saya yang betul-betul bersama-sama sangat sungguh-sungguh untuk memikirkan bagaimana makan bergizi gratis ini bisa berhasil. Sahabat-sahabat saya yang betul-betul ingin bahwa kedepan nanti anak-anak Indonesia akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa di masa depan,” kata Wiranto memulai pertemuan sekaligus uji coba MBG di SMPN 1 Kota Cirebon, Rabu (25/9).

Ia melanjutkan, program MBG merupakan program unggulan presiden RI terpilih Prabowo Subianto untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Karena program ini merupakan program unggulannya dari Pak Prabowo Subianto sebagai Presiden terpilih untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” imbuhnya.

Ia menyatakan, mitigasi dan uji coba MBG merupakan satu langkah untuk menemukan berbagai masalah yang mungkin timbul dalam pelaksanaan MBG nanti. Karena setiap daerah di Indonesia memiliki karakteristik berbeda-beda.

“Memang kalau kita berbicara makan siang gratis ini perlu satu uji coba yang bisa menemukan berbagai masalah yang mungkin akan dihadapi, untuk nanti kemudian menyempurnakan program nasional ini sehingga berhasil dan mencapai tujuannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, sebelumnya uji coba MBG sudah dilakukan di beberapa daerah di Indonesia diantaranya adalah Tangerang, Salatiga, Surakarta, Tegal, dan kemudian di Kota Cirebon.

“Kami sudah melakukan 6 kali uji coba makan bergizi gratis termasuk di Kota Cirebon. Karena tiap daerah punya karakteristik, tiap daerah punya permasalahan yang berneda, dan tiap daerah punya kondisi yang berbeda sehingga uji coba ini akan melengkapi apa yang dibutuhkan nanti pada saat MBG ini dapat dilaksanakan secara nasional,” pungkasnya. (Frans)