INDRAMAYU, (FC).- ini,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu siap memperkuat sinergi ekosistem digital terintegrasi demi memberikan dampak nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah hingga kemudahan layanan publik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Suwenda, mengatakan, pemerintah daerah juga berkomitmen mempercepat transformasi digital terintegrasi, sehingga turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karenanya, menurut dia, Pemkab Indramayu siap menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah transformasi digital nasional, dan mereplikasi berbagai praktik baik (best practice) pemanfaatan teknologi mutakhir (emerging technologies).

“Pemerintah daerah siap memperkuat sinergi ekosistem digital terintegrasi yang benar-benar memberikan dampak nyata sesuai arahan pemerintah pusat dan provinsi,” kata Suwenda saat ditemui usai mengikuti Forum Smart Province Jawa Barat 2026 secara daring di Aula Diskominfo Kabupaten Indramayu, Jalan RA Kartini, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Sabtu (10/10)

Ia mengatakan, usai Forum Smart Province Jawa Barat 2026 tersebut, Pemkab Indramayu bakal mematangkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat tata kelola digital government yang efisien.

Pihaknya mengakui, forum itu menandai pergeseran paradigma dari sekadar pembuatan aplikasi menuju Digital Government terintegrasi yang berfokus pada integrasi data, efisiensi birokrasi, dan berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Forum ini juga menjadi ajang berbagi inovasi antardaerah di Jawa Barat, karena ada beberapa kota dan kabupaten yang berhasil memanfaatkan teknologi digital untuk menyelesaikan berbagai persoalan daerah,” ujar Suwenda.

Di antaranya, Kabupaten Sumedang yang sukses menerapkan IoT, Big Data, dan AI platform SINDANG untuk stabilitas harga pangan hingga otomasi pajak, sedangkan Kabupaten Karawang memanfaatkan cloud provinsi untuk aplikasi InfoLoker demi menekan pengangguran hingga mendongkrak pembayaran PBB-P2 mencapai Rp 20,50 miliar.

Ia menyampaikan, beragam inovasi tersebut memperkuat ekonomi Jawa Barat yang tumbuh hingga 5,73 persen (YoY) pada triwulan kedua 2026 sebagai pusat industri teknologi, dan kendaraan listrik Asia Tenggara, serta didukung Penghargaan Kota Cerdas 2026 maupun Klinik Pemerintah Digital Kemenkomdigi RI.

“Keikutsertaan Pemkab Indramayu di forum strategis ini juga menegaskan kesiapan untuk berinovasi, memperkuat infrastruktur digital, membangun ekosistem teknologi cerdas yang berorientasi pada kebutuhan, dan kesejahteraan warga,” kata Suwenda.

Sementara, Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Kemenkomdigi RI, Aris Kurniawan, mengatakan, peta jalan transformasi digital nasional hingga 2045 mengedepankan integrasi layanan publik berbasis siklus hidup (life-cycle service delivery).

“Pendekatan ini menerapkan Once Only Principle, sehingga masyarakat hanya perlu menginput data satu kali untuk mengakses berbagai layanan publik melalui akses masuk tunggal atau Single Sign-On,” ujar Aris Kurniawan. (F-08)