Puskesmas Panongan Kecamatan Jatitujuh Luncurkan Layanan Khitan Gratis
MAJALENGKA, (FC).— Puskesmas Panongan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, meluncurkan layanan khitan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Peluncuran layanan tersebut ditandai dengan khitanan massal gratis dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan itu sekaligus menjadi bentuk kepedulian Puskesmas Panongan terhadap warga di wilayah kerjanya.
Kepala Puskesmas Panongan, Yulinar mengatakan, khitanan massal tersebut merupakan pelaksanaan perdana sekaligus pengenalan layanan khitan yang kini tersedia di Puskesmas Panongan.
“Untuk ke depannya Puskesmas Panongan menerima layanan khitan. Ini baru pertama, ini launching sekaligus promosi kepada masyarakat Panongan,” kata Yulinar.
Menurut Yulinar, keberadaan layanan khitan di puskesmas diharapkan dapat memangkas jarak akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Warga Panongan tidak lagi harus pergi ke luar kota atau daerah untuk mendapatkan layanan tersebut.
Ia mengatakan, Puskesmas Panongan telah memiliki peralatan yang mendukung pelayanan khitan. Fasilitas itu akan dimanfaatkan untuk memberikan layanan yang lebih dekat, efektif, dan terjangkau bagi masyarakat.
“Harapan saya mudah-mudahan ke depannya warga masyarakat Panongan bisa datang ke sini untuk khitan, tidak perlu jauh-jauh ke luar kota ataupun ke luar daerah,” ujarnya.
Yulinar menegaskan, layanan khitan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosial dalam rangka memperingati hari besar nasional. Setelah peluncuran, masyarakat dapat memanfaatkan layanan khitan di Puskesmas Panongan.
“Di Puskesmas Panongan juga sudah bisa memberikan layanan khitan lebih murah, efektif, dan dekat,” katanya.
Pada peluncuran layanan tersebut, masyarakat mendapat kesempatan mengikuti khitanan massal secara gratis.
Selain pelayanan khitan, anak-anak peserta juga mendapatkan bingkisan atau kadeudeuh. Pemberian tersebut ditujukan untuk memberikan semangat kepada anak-anak agar lebih berani menjalani proses khitan.
“Anak yang dikhitan pada hari ini kami memberikan bingkisan atau kadeudeuh untuk anak tersebut agar mereka semangat dalam melaksanakan khitan ini dan tidak merasa takut,” ujar Yulinar.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Puskesmas Panongan untuk memperkenalkan peralatan khitan yang telah diterima kepada masyarakat.
Yulinar berharap keberadaan layanan baru tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan tingkat pertama. Menurut dia, masyarakat seharusnya dapat memperoleh layanan kesehatan yang mudah dijangkau tanpa harus selalu mencari fasilitas di luar wilayah.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Agus Suratman, mengapresiasi inisiatif Puskesmas Panongan menggelar khitanan massal.
Agus menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian fasilitas kesehatan kepada masyarakat. Karena itu, ia mendorong puskesmas lain di Kabupaten Majalengka untuk mengembangkan kegiatan serupa, khususnya ketika bertepatan dengan momentum hari besar nasional.
“Kalau memang bisa melaksanakan khitanan massal, mari kita bersama-sama mengadakan khitanan massal di hari-hari besar nasional,” kata Agus.
Menurut Agus, kegiatan pelayanan sosial tersebut menjadi salah satu cara untuk mendekatkan fasilitas kesehatan dengan masyarakat. Puskesmas tidak hanya berperan dalam memberikan pelayanan ketika warga sakit, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan promotif dan preventif.
Ia menyebut, kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi daerah. Setiap puskesmas di Kabupaten Majalengka turut berpartisipasi dengan mengirimkan peserta.
Agus berharap pola pelayanan berbasis kepedulian masyarakat tersebut dapat terus dikembangkan. Dengan demikian, manfaat keberadaan puskesmas dapat dirasakan lebih luas oleh warga di masing-masing wilayah.
Peluncuran layanan khitan di Puskesmas Panongan pun menjadi contoh bahwa momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Selain menjadi kegiatan sosial, layanan tersebut membuka akses baru bagi warga Panongan untuk mendapatkan pelayanan khitan secara lebih dekat dan terjangkau. (Munadi)


Tinggalkan Balasan