KAB. CIREBON, (FC).- Anggaran belànja pembangunan jalan di kabupaten Cirebon pada APBD 2025 sebesar Rp131 miliar.

Plt Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cirebon, Tommy Hendrawan mengatakan, anggaran sebesar itu hanya bisa menangani perbaikan jalan sepanjang 47 kilometer.

Hal tersebut disampaikan Tommy saat pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Sementara, total panjang jalan yang rusak berat dan sedang mencapai 190 kilometer, sebagaimana disampaikan Kepala Bapelitbangda dalam pertemuan itu.

“Jadi kami memohon, kami sudah melakukan proses usulan 2025 realisasi 2026 untuk penanganan jalan usulan 12 ruas Pak dengan alokasi anggaran Rp109,1 miliar,” kata Tommy.

Gubernur mengundang Bupati Cirebon beserta jajaran kepala dinas dalam pertemuan yang membahas penyelarasan kebijakan penyusunan APBD 2026.

Selain jalan, DPUTR juga mengajukan usulan anggaran bantuan provinsi sebesar Rp29,6 miliar untuk penanganan irigasi di 43 lokasi.

Gubernur Dedi Mulyadi mengatakan, Provinsi telah berkomitmen untuk mendistribusikan seluruh alokasi belanja yang ada di APBD. Komitmen ini juga harus bersama-sama dilakukan kabupaten/kota.

“Pertama, menyelesaikan apa yang menjadi tugas provinsi. Yang kedua, menyelesaikan apa yang menjadi tugas kabupaten/kota. Tapi dibalik itu kita juga ingin melihat postur kedalaman anggarannya dulu,” kata Kang Dedi Mulyadi (KDM), sapaan akrab Gubernur.

Jangan sampai, lanjut KDM, satu sisi ingin meminta bantuan dari provinsi alokasi pembiayaan, tapi pembiayaan di kabupaten/kotanya digunakan buat yang tidak penting.

“Karena di provinsi yang enggak penting sudah tidak ada lagi. Sekarang kita sudah clear, semuanya dibukain,” ungkapnya, dikutip dari akun Youtube Lembur Pakuan Channel, Rabu (6/8).

Gubernur lalu membandingkan kabupaten Subang dengan APBD 3,2 triliun mampu menganggarkan jalan 360 miliar pada APBD Murni.

Kemudian Purwakarta bisa mengalokasikan hampir 250 miliar dari APBD yang hanya sebesar Rp2,25 triliun.

Sementara, Kabupaten Cirebon yang memiliki APBD Rp4,2 triliun, alokasi anggaran belanja pembangunan jalan hanya Rp131 miliar.

“Ini kan 4,2 nih. Masa 4,2 anggaran jalannya di bawah 300. Periksa dulu,” tegas KDM. (Andriyana)