Polsek Kapetakan Bergerak Cepat Tangani Temuan Mayat Nelayan di Bibir Laut Bungko
KOTA CIREBON, (FC).- Polsek Kapetakan bergerak cepat menangani temuan seorang nelayan laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di bibir laut Desa Bungko, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Selasa (22/9).
Respons dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai penemuan korban, dengan mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, dan koordinasi dengan Tim Inafis Polres Cirebon Kota.
Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana, S.H., M.H., CPHR., menyampaikan, korban diketahui berinisial S, laki-laki berusia 36 tahun, warga Kabupaten Cirebon yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan, korban sebelumnya berangkat melaut pada Senin (21/9) sekitar pukul 04.30 WIB. Setelah korban belum kembali, pihak keluarga kemudian berupaya mencari informasi mengenai keberadaannya.
“”Saksi Sodikin, 60 tahun, nelayan, menerangkan bahwa Senin (21/9) sekitar pukul 07.00 WIB dirinya melihat korban melintas menuju ke tengah laut dan sempat bertegur sapa dengan korban saat berangkat melaut,” ujarnya.
Saksi lainnya, Moh. Ohari Bin Kolidin, 38 tahun, nelayan, dan Tarmudi Bin Wartono, 53 tahun, nelayan, menjelaskan bersama rekan-rekannya menemukan korban di bibir laut Desa Bungko pada Selasa (22/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah menemukan korban, segera menghubungi perangkat desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
“Diketahui korban berangkat melaut pada Senin pagi dan sekitar pukul 07.00 WIB terlihat oleh Sodikin menuju ke tengah laut. Karena korban belum kembali, keluarga berupaya mencari informasi mengenai keberadaannya,” imbuhnya.
Dalam pencarian tersebut diketahui perahu korban ditemukan di wilayah Ujung Krangkeng, Indramayu, namun korban belum ditemukan. Hingga pada Selasa sekitar pukul 10.00 WIB, korban ditemukan Tarmudi bersama rekan-rekannya di bibir laut Desa Bungko.
Kapolsek Kapetakan bersama Kanit Reskrim Ipda Marmo, S.H., dan anggota langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Cirebon Kota serta bersama-sama melaksanakan olah TKP, selanjutnya korban dievakuasi ke kediamannya sekitar pukul 11.30 WIB.
Pihaknya menyampaikan belasungkawa dan menegaskan bahwa jajaran Polsek Kapetakan segera merespons informasi masyarakat sebagai bagian dari pelayanan kepolisian.
“Kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Begitu informasi kami terima, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dengan tetap mengedepankan empati dan penghormatan kepada korban serta keluarga,” ujar AKP Rudiana. (Agus)


Tinggalkan Balasan