KOTA CIREBON, (FC).- Toko Elektronik penjual handphone di Jalan Tuparev, Cirebon, disatroni maling pada Jumat (24/9). Dilaporkan tiga unit iPhone diembat, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta.
Dari rekaman CCTV di toko tersebut pada Jam 22.54, setelah toko tutup dan kondisi sepi maling masuk dengan membongkar atap. Yang menarik, maling tidak memakai celana panjang atau pendek, tapi hanya menggunakan celana dalam saja.
Celana panjangnya dia gunakan untuk menutupi wajahnya agar tidak terlihat dan dikenali pada kamera CCTV.
Maling mengendap-endap masuk melewati dua motor matic dan etalase berisi sejumlah hp yang disimpan di dalam toko. Si maling kemudian berdiri dan berlari menuju pintu keluar.
Peristiwa pencurian itu diketahui karyawan pada Jumat (25/9) pagi ketika hendak membuka toko. Saat dilakukan pengecekan, kondisi CCTV di dalam toko ditemukan telah rusak.
Karyawan kemudian memeriksa stok barang dan mendapati tiga unit iPhone telah hilang. Total kerugian akibat pencurian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 70 juta.
Polisi menduga pelaku masuk melalui bagian atas bangunan. Pelaku terlebih dahulu naik ke atap, kemudian membongkar genteng dan plafon sebelum masuk ke dalam toko.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Bimantoro Kurniawan mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan pencurian tersebut.
“Tim Satreskrim sudah bergerak melakukan penyelidikan. Rekaman CCTV dan sejumlah petunjuk di TKP telah kami amankan dan sedang didalami,” ujar Bimantoro saat dikonfirmasi, Rabu (30/9).
Menurutnya, rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk yang tengah didalami polisi untuk mengidentifikasi pelaku.
“Dari rekaman CCTV terlihat pelaku beraksi hanya mengenakan celana dalam, sementara celananya digunakan untuk menutupi wajah,” ucapnya.
Polisi kini masih menelusuri identitas pelaku sekaligus keberadaan tiga unit iPhone yang dibawa kabur. Kapolres mengimbau pemilik maupun pengelola tempat usaha untuk memperkuat sistem keamanan, terutama pada malam hari.
Ia juga meminta masyarakat segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait pengungkapan perkara ini,” tuntasnya. (Agus)