SUMBER, (FC).- Buku karya mahasiswa yang berjudul ‘Ada Kekerasan di Media Kita?’ diluncurkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (22/2).

Acara launching buku ini di selenggarakan pada hari Sabtu, yang dimulai dari jam 9-12 WIB, di lantai 4 gedung Machdor UMC. Kegiatan ini pula terselenggara atas kerjasama dari Himakom FISIP UMC Program Pendidikan (Prodi) Ilmu Komunikasi serta didukung oleh Minimarket setempat, station TV swasta dan Kav Lab.

Dosen UMC sekaligus editor dari buku ‘Ada Kekerasan di Media Kita?’, Ida Ri’aeni mengatakan, ide pembuatan buku ini berawal dari mahasiswa yang kala itu masih menginjak di semester 4 lalu mengerjakan tugas mata kuliah yang di berinya yaitu Etika Hukum Media. Di dalamnya mengkaji tentang undang-undang penyiaran, undang-undang pers, etika pariwara, dan juga undang-undang lain terkait dengan konten-konten yang ada di media massa mulai dari iklan, televisi, radio, media cetak, dan media online.

“Itu adalah bagian yang kita kaji dalam mata kuliah saat itu dan kita kaji juga didalam buku ini (Ada Kekerasan di Media Kita?). kita juga mulai editing buku di bulan November 2019 dan di terbitkannya itu pada awal bulan Februari 2020,” jelas Ida.

Ida juga berharap dengan launching nya buku ‘Ada Kekerasan di Media?’ ini, untuk seluruh mahasiswa UMC, dan sekitarnya dapat berkreasi sebanyak mungkin dengan ide yang orisinil, terutama dari Prodi Ilmu Komunikasi sendiri ada kompetensi dasar mereka seperti menulis, mendengarkan, dan berbicara.

“Ya minimal yang menulis itu kalau bisa dikembangkan lagi. Karna secara umum orang Indonesia itu agak susah untuk menulis. Sedangkan kalau untuk berbicara itu sepertinya hal yang mudah yah untuk di negara kita ini, tapi ketika menyusun tulisan itu mereka rata-rata agak kesulitan,” kata Ida.

Salah satu penulis buku ‘Ada Kekerasan di Media Kita?’, Nurhawa mengatakan, inspirasi dari pembuatan buku ini berawal dari kompilasi tugas-tugas mata kuliah Etika Hukum Media, lalu diperintahkan untuk menganalisis bagaimana perkembangan media yang terjadi sekarang ini.

“Tapi ada konsisten antara saya dengan dosen saya yaitu bu Ida untuk di buatkan dalam satu buku. Dan untuk kesulitan dalam membuat buku ini adalah mengumpulkan semua data-datanya, tapi untuk penulisan bukunya menurut saya tidak ada kesulitan karena saya merasa enjoy dalam mengerjakan hal ini,” jelas Nurhawa. (Indah)