Kemenhub Antisipasi Lonjakan Arus Balik
KOTA CIREBON, (FC).- Kementrian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan darat memotifasi para petugas di Pos pengamanan operasi ketupat covid-19 dalam upaya mengantisipasi adanya lonjakan arus balik ke Jakarta. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya gelombang kedua terpaparnya covid-19 di Jakarta.
Hal itu disampaikan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi saat meninjau pospam operasi ketupat lodaya 2020 di terminal Losari Kecamatan Losari Kabupaten Citebon, Sabtu (30/5).
Budi Setiyadi kepada FC mengungkapkan, kedatangannya ke pospam operasi ketupat lodaya 2020 Losari adalah untuk menyampaikan pesan Menteri Perhubungan kepada para petugas di pos pam.
Terutama yang ada di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Brebes dan Semarang atas kerjasamanya yang baik sehingga pelaksanaan pengamanan arus mudik dalam upaya pencegahan covid-19 berjalan dengan baik.
“Penyekatan yang dilakukan petugas dari Polri dibantu Dinas Perhubungan dan Satpol PP sudah cukup bagus dan berjalan sangat efektif, tadi kami melakukan perjalanan lewat jalan tol sekitar 2 menit baru ketemu kendraan lain,” ungkapnya.
Dijelaskan Budi, hasil evaluasi selama kegiatan operasi pengamanan dilaksanakan diakuinya banyak masyarakat yang sadar dengan adanya himbauan pemerintah untuk tidak mudik lebaran tahun 2020 ini dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19.
Namun diakuinya ada beberapa masyarakat yang memaksakan diri melakukan mudik. Tetapi menurutnya mereka yang nekad mudik kebanyakan mereka yang bekerja di Jakarta pada sektor non formal.
Ketika di Jakarta dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta dan kegiatan ekonomi terhenti, maka mereka memilih pulang ke kampung halaman.
“Selama operasi banyak masyarakat yang sadar untuk tidak mudik, yang terjadi kebanyakan mohon maaf mungkin profesi nonformal yang memilih pulang karena kegiatan ekonomi di Jakarta terhenti,” ungkapnya.
Ditambahkan Budi, sesuai arahan Menhub bahwa prediksi dalam dua hari ini dan beberapa hari kedepan akan ada peningkatan arus balik ke Jakarta.
Kedatanganya ke Pospam juga untuk memotifasi petugas dan mengantisipasi prediksi tersebut.
Diakuinya meski operasi ketupat berakhir pada 30 Mei ini, namun Polri akan melanjutkan operasi melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk tetap melaksanakan operasi pengamanan antisipasi adanya lonjakan arus balik ke Jakarta.
Pihaknya menyampaikan kepada para petugas bahwa beberapa hari kedepan akan cukup berat maka harus melarang tegas dan yang tidak punya Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) agar tidak ke Jakarta dahulu.
“Tahan dulu karena Jakarta saat ini sudah cukup bagus, jangan sampai terjadi gelombang kedua di Jakarta yang terpapar covid-19,” harapnya. (Nawawi)


Tinggalkan Balasan