KAB. CIREBON, (FC).- Sesosok bayi laki-laki yang diperkirakan baru berusia 2 bulan ditemukan warga tergeletak diatas teras rumah warga di Dusun 04 RT 02 RW 07 Desa Playangan Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Sabtu dini hari (9/5) sekitar pukul 01.30 WIB.

Sang pemilik rumah yang sedang sibuk untuk mempersiapkan makan sahur merasa dikagetkan dengan adanya tangisan bayi, kejadian tersebut membuat geger masyarakat sekitar.

Informasi yang diperoleh FC menyebutkan, kejadian bermula menjelang makan sahur ada seorang pasangan menggunakan sepeda motor bernopol “G” (Brebes/Tegal) yang mampir menumpang istirahat dan minum.

Kemudian pergi melanjutkan perjalanan dan beberapa saat kemudian tiba-tiba terdengar tangisan sang bayi dan pemilik rumah keluar menghampiri tangisan sang bayi yang tergeletak diselimuti kain sendirian diteras rumahnya serta sebuah tas disampingnya.

Entah apa yang merasuki perasaan kedua orang tua sang jabang bayi yang mungi dan lucu yang tega membuang darah dagingnya sendiri dibiarkan di teras rumah Yeni warga Desa Playangan Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Sabtu dini hari (9/5) sekitar pukul 01.30 WIB, disaat pemilik rumah sedang disibukkan mempersiapkan makan sahur.

Penemu sang bayi yang juga pemilik rumah, Yeni mengungkapkan, saat itu dirinya sedang beristirahat di kamar tidur dan disaat menjelang sahur sekitar pukul 01.30 WIB tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi di depan teras rumahnya.

Lantaran penasaran Yeni kemudian mengintip dari jendela kamar ternyata yang dilihat Yeni adalah sesosok bayi terbungkus kain, karena iba melihat hal tersebut, insting Yeni sebagaibseorang ibu langsung keluar rumah dan membawa sang bayi masuk ke rumahnya.

“Sememtara sang bayi saya amankan kedalam rumah dan dourus makan minumnya, kemudian saya melaporkan kepada perangkat desa dan untuk melanjutkan melaporkan kepada pihak kepolisian. “Ungkapnya.

Ditambahkan Yeni, paska penemuan sesosok bayi tersebut warga mendadak geger, hingga tetangga Yeni yang berjualan yakni Wastar menceritakan kepada dirinya jika sebelum adanya penemuan bayi yersebut beberapa saat sebelumnya ada pasangan laki-laki dan perempuan dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan Plat G (Nopol tidak ingat) istirahat di teras rumah Yeni dan sempat pesan minuman kepada Wastar dan setelah pasangan tersebut meninggalkan teras rumah Yeni.

“Kemungkinan orang tua sang bayi dan meninggalkannya di teras rumah saya adalah pasangan tersebut, namun saya belum bisa memastikan,” ungkapnya.

Kapolres Cirebom Kota Kombes M. Syahduddi melalui Kapolsek Gebang Iptu Awan Suryawan membenarkan kejadian tersebut.

Penemuan bayi laki-laki berusia sekitar 2 bulan pertama kali ditemukan pemilik rumah, Yeni (29) yang kemudian dilaporkan ke Polsek Gebang melalui perangkat desa, Imron Rosadi.

Pihak kepolisian langsung meluncur ke TKP dan dari lokasi kejadian ditemukan bayi yang terbungkus kain beserta baju bayi warna putih list merah, sarung tangan bayi, selimut bayi, kain batik.

“Dari keterangan yang diperoleh dari beberapa saksi di lokasi kejadian terungkap modus operandi pelaku berpura-pura istirahat di teras rumah Yeni, kemudian meninggalkan bayinya di rumah tersebut, kasus ini akan terus kita telusuri siapa pelaku pembungan bayi tersebut,” ungkapnya. (Nawawi)