BOGOR, (FC).- Penantian panjang selama 16 tahun akhirnya terbayar. Cabang Olahraga (Cabor) Shorinji Kempo Kota Cirebon kembali mempersembahkan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XV/2026.

Kali ini, Nicholas Joe Putra Pratama menjadi pahlawan setelah tampil gemilang di nomor randori kelas -60 kg putra.

Nicholas sukses mengalahkan atlet Kabupaten Karawang, Naufal Aiman Maksyudi, dengan skor telak 5-0 pada partai final yang berlangsung di GOR Vokasi IPB, Kota Bogor, Minggu (8/11).

Kemenangan tersebut langsung disambut penuh kegembiraan oleh Niko, sapaan akrab Nicholas.

Apalagi, keberhasilannya meraih medali emas disaksikan langsung Ketua Tim Manajer Kontingen Kota Cirebon pada Porprov Jabar XV/2026, M. Handarujati Kalamullah.

Selain itu, prestasi ini menjadi catatan istimewa bagi kempo Kota Cirebon.

Pasalnya, cabor bela diri asal Jepang ini terakhir kali menyumbangkan medali emas pada Porda Jabar X/2010 di Kota Bandung.

Artinya, kempo Kota Cirebon harus menunggu selama 16 tahun untuk kembali berdiri di podium tertinggi ajang olahraga terbesar tingkat provinsi Jawa Barat tersebut.

Sebelum keberhasilan Nicholas, medali emas terakhir kempo Kota Cirebon dipersembahkan Mochammad Fachrudin pada Porda Jabar X/2010.

Ketika itu, Fachrudin mencatatkan sejarah dengan menjadi juara di nomor randori kelas 75 kg putra.

Kini, Nicholas melanjutkan catatan prestasi tersebut. Kemenangan 5-0 atas wakil Kabupaten Karawang sekaligus mengembalikan kejayaan kempo Kota Cirebon di Porprov Jabar.

Raihan emas ini juga menjadi suntikan motivasi bagi atlet dan tim pelatih untuk terus memberikan hasil terbaik dalam kompetisi yang masih berlangsung.

Selain satu medali emas dari Nicholas, kontingen kempo Kota Cirebon juga mengoleksi sejumlah medali lainnya.

Berikut daftar atlet dan nomor pertandingan yang berhasil menyumbangkan medali:

1. Medali emas: Nicholas Joe Putra Pratama, nomor randori kelas -60 kg putra.

2. Medali perak: Ari Setiawan, nomor randori kelas 70+ kg putra.

3. Medali perunggu: Ferdy Banjarnahor dan Tomohiro Dwi Putra, nomor embu berpasangan kyu kenshi.

4. Medali perunggu: Alya Cedya Adhiaksana, nomor randori kelas 60-65 kg putri.

5. Medali perunggu: Novinda Ayu, nomor randori kelas 50-55 kg putri.

Tambahan medali tersebut menunjukkan kontribusi penting cabor kempo dalam memperkuat perolehan medali Kontingen Kota Cirebon di Porprov Jabar XV/2026.

Ketua Tim Manajer Kontingen Kota Cirebon, Muhammad Handarujati Kalamullah, menyambut gembira keberhasilan Nicholas mempersembahkan medali emas.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil perjuangan atlet bersama pelatih yang telah mempersiapkan diri untuk menghadapi Porprov Jabar XV/2026.

Handarujati berharap keberhasilan Niko bisa menjadi pemantik semangat bagi atlet dari cabang olahraga lainnya yang masih menjalani pertandingan maupun yang belum turun berlaga.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh atlet yang sudah berjuang membawa nama Kota Cirebon, terutama mereka yang berhasil menyumbangkan medali emas.

“Medali emas adalah cita-cita tim kontingen, juga atlet dan pelatih. Raihan di cabor kempo, luar biasa. Saya mewakili tim manager, mengucapkan terima kasih telah mempersembahkan medali emas,” ungkap Handarujati usai mengalungkan medali.

Keberhasilan Nicholas menjadi momentum penting bagi Kontingen Kota Cirebon. Setelah penantian panjang selama 16 tahun, kempo akhirnya kembali menyumbangkan medali emas di ajang Porprov Jawa Barat. (Agus)