MAJALENGKA, (FC).– Sertifikasi halal mulai didorong Pemerintah Kabupaten Majalengka, sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas sekaligus daya saing produk UMKM lokal.

Bupati Majalengka Eman Suherman didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM (DK2UKM), Solehudin, mengatakan pemerintah daerah terus mendorong semakin banyak pelaku usaha memenuhi persyaratan sertifikasi halal.

Menurutnya, sertifikasi halal tidak semata menjadi pemenuhan persyaratan administrasi, tetapi dapat menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas produk sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen.

“Sertifikasi halal dapat menjadi salah satu bagian dari proses UMKM untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas kepercayaan konsumen,” kata Solehudin, Kamis (24/9).

Dengan jumlah pelaku UMKM yang mencapai puluhan ribu, percepatan sertifikasi halal dinilai membutuhkan langkah bersama. Pemerintah daerah, lembaga pendamping dan pelaku usaha perlu membangun kolaborasi agar proses sertifikasi dapat menjangkau lebih banyak UMKM.

Pemkab Majalengka pun menyiapkan penguatan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Perangkat daerah yang memiliki keterkaitan dengan UMKM, perdagangan, perindustrian hingga pemberdayaan masyarakat diharapkan mengambil peran mulai dari sosialisasi, pendataan hingga fasilitasi pelaku usaha.

Langkah tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem halal Majalengka, sehingga sertifikasi tidak berhenti pada penerbitan dokumen, tetapi terintegrasi dengan upaya pengembangan usaha. Bagi Pemkab Majalengka, semakin banyak produk UMKM yang tersertifikasi halal diharapkan dapat memperkuat posisi produk lokal di tengah persaingan pasar.

Dengan demikian, sertifikasi halal diposisikan bukan hanya sebagai kewajiban administratif, melainkan sebagai salah satu instrumen untuk mendorong UMKM Majalengka meningkatkan standar produk, membangun kepercayaan konsumen dan memperluas peluang pasar.

Target akhirnya jelas, produk UMKM Majalengka tidak hanya semakin banyak, tetapi juga semakin berkualitas, dipercaya konsumen dan memiliki daya saing yang lebih kuat. (Munadi)