LMAN Gandeng Investor Kembangkan Kawasan Golf Ciperna
KAB. CIREBON, (FC).- Royal Cirebon Golf Country Club atau yang dikenal dengan Kawasan Golf Ciperna akan melakukan revitalisasi sarana dan prasarana.
Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) selaku pengelola Kawasan Lapangan Golf Ciperna membuka peluang bagi investor untuk turut serta dalam optimalisasi aset negara tersebut.
Optimalisasi aset negara merupakan salah satu fungsi LMAN dalam meningkatkan pendapatan negara dengan meningkatkan nilai aset.
Skema kerjasama yang ditawarkan, investor dapat menanamkan investasi atas aset-aset negara berupa properti, tanah maupun kawasan yang dikelola oleh LMAN.
Saat ini, LMAN tengah mematangkan kajian dan analisis pemanfaatan aset kawasan Golf Ciperna ini.
“Tahun 2020 lalu, aset ini diserahkan dari kementerian keuangan untuk kami kelola, dan tahun 2021 kami coba lakukan kajian pengembangan lapangan golf Ciperna ini,” kata Analis LMAN, Edo warkekio kepada FC saat menghadiri Forum Group Discussion Wisata Talun Ngangeni, Kamis (25/11).
Kawasan Royal Golf Ciperna akan dikembangkan menjadi kawasan destinasi wisata, dengan proyeksi pemanfaatan untuk Ritel, Lapangan Golf, Agrowisata, Penginapan, Rekreasi, termasuk revitalisasi Kolam Renang
LMAN sudah mendapatkan investor yang akan membangun Agrowisata yang akan dilengkapi fasilitas penginapan berkonsep glamping.
“Jadi ada Agrowisata, golf, glamping, lalu ada fasilitas umum juga di tengah-tengah untuk jogging track dan segala macam. Kita coba mengangkat wisata golf Ciperna ini agar bisa hidup kembali,” papar Edo pada acara FGD yang digagas Pemerintah Kecamatan Talun ini.
Dari hasil beberapa kajian dan masukan, pihaknya akan mengembangkan kawasan Royal Golf Ciperna ke dalam 6 zona dengan mengintegrasikan kearifan lokal.
Zona pertama, yaitu di bagian depan. Pada sisi kanan dan kiri akan dibangun pusat oleh-oleh, corner UMKM, dan Community Hub yang akan digunakan untuk pelatihan sanggar dan sebagainya.
“Kita coba mengangkat budaya lokal agar tetap bertumbuh seirama dengan pengembangan kawasan ini sendiri dari sisi bisnis,” lanjut Edo saat memaparkan rencana tersebut dihadapan puluhan peserta FGD Wisata Talun Ngangeni.
Pihaknya sangat senang diundang ke acara FGD yang dihadiri para Kuwu se-Kecamatan Talun, akademisi, pemerintah, dan para pengusaha kepariwisataan ini.
Dengan adanya rencana pembangunan Kasawan Wisata Talun, sejalan dengan rencana pengembangan Agrowisata di kawasan Royal Golf Ciperna ini.
Sementara itu, Landung, pimpinan Royal Golf Ciperna mengatakan, jumlah kunjungan Royal Golf Cirebon mengalami peningkatan dalam 6 tahun terakhir, setelah sebelumnya Royal Golf Ciperna bertahun-tahun tak beroperasi.
Peningkatan kunjungan ini seiring meningkatknya akses infrastruktur di wilayah Ciayumajakuning. Terlebih dengan akan beroperasinya Tol Cisumdawu tahun 2022.
Lapangan golf ini dekat dengan Gerbang Tol Ciperna. Banyaknya industri dari Tanggerang dan Cikarang yang pindah (relokasi) ke Brebes memberikan dampak terhadap pendapatan Royal Golf Ciperna.
Banyak orang-orang Korea maupun Jepang.dari perusahaan-perusahaan tersebut yang main golf di lapangan Golf Ciperna.
“412 perusahaan pindah ke di Brebes, yang untung Cirebon. Coba lihat kalau Ssbtu-Minggu. Kita sudah 1000 orang perbulan,” ujarnya.
LMAN merupakan Badan Layanan Umum (BLU) dibawah Kementerian Keuangan yang memiliki beberapa fungsi utama, meliputi optimalisasi aset-aset negara melalui terobosan kerjasama investor, salah satunya aset kawasan golf Ciperna ini, juga memiliki fungsi melakukan pendanaan lahan proyek strategis, seperti proyek Pelabuhan Patimban dan Tol Cisumdawu, membantu pemerintah dalam menyediakan lahan untuk pembangunan infrastruktur. (Andriyana)


Tinggalkan Balasan