DPC PDI Perjuangan Indramayu Tanam 1000 Pohon Mangga
INDRAMAYU, (FC).- Tak hanya melulu masalah politik, program kerja DPC) PDIP Kabupaten Indramayu juga menyentuh sejumlah bidang, seperti sosial, kebudayan dan pelestarian lingkungan hidup.
Terkait hal tersebut, jajaran pengurus DPC dan Kader PDIP Indramayu menggelar aksi penanaman ribuan pohon dari berbagai jenis.
Hal ini sebagai upaya partai untuk penghijauan lingkungan. Kegiatan berlangsung di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Pangkalan, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Senin (1/01).
Selain kader dan pengurus DPC serta PAC hingga Ranting dan Anak Ranting PDIP, kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Indramayu terpilih Nina Agustina, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H Syamsul Bachri, Jajaran Forkopimcam Losarang, Pjs Kuwu Desa Pangkalan serta masyarakat setempat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, H. Sirojudin mengatakan, penanaman pohon penghijauan itu bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 48 partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
“Rangkaian kegiatan HUT ke-48 PDI Perjuangan ini akan berlangsung selama tiga bulan. Bentuknya berbagai macam acara, salah satunya aksi penanaman pohon yang kita lakukan ini,” terang Sirojudin
Dikatakannya, kelestarian lingkungan hidup mendapat perhatian serius dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Untuk itu pihaknya berharap, penanaman pohon ini bisa menjadi contoh, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Terutama pada kawasan DAS di wilayah Kabupaten Indramayu.
Sementara, Bupati Indramayu terpilih Nina Agustina mengimbau, kepada seluruh kader PDIP dan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Selain itu, Nina juga meminta untuk menjaga kebersihan sungai dan menjaga lingkungan sekitar bersama-sama.
“Mari bergotong royong, bersih-bersih lingkungan di desa, dimulai dari diri sendiri dulu. Kalau Kuwu dan Camat gak mau diajak untuk gotong royong, nanti mereka urusan saya,” tegasnya.
Nina berharap, kedepan masyarakat Indramayu harus lebih sejahtera dan bermartabat, dimulai dengan menjaga dan mencintai lingkungan sekitar.
“Meski katanya orang pesisir pantura itu keras, gaya bicaranya juga keras, tapi mempunyai jiwa yang baik,” pungkasnya. (Agus)


Tinggalkan Balasan