BANDUNG, (FC).- Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat 2026 berlangsung dalam tensi demokrasi yang cukup tinggi.

Dua nama yakni Tantan Sulthon Bukhawan dan  Hardiansyah, maju dalam perebutan suara untuk memperebutkan kursi Ketua PWI Jawa Barat untuk masa bakti 2026-2031.

Dua nama kandidat tersebut adalah kader terbaik PWI Jabar, dimana dari keduanya ada yang pernah menduduki Ketua PWI di salah satu kota/kabupaten di Jawa Barat, dan yang satunya periode kemarin menjabat sebagai Sekertaris PWI Jabar.

Keduanya harus bertarung memperebutkan 734 suara anggota PWI yang hadir dalam konferensi yang digelar pada Rabu (12/8) di salah satu di Kota Bandung.

Selepas penetapan tata tertib AD ART pemilihan, dua kubu terus bergerilya untuk meraih simpati pemilih. Bahkan dalam penyampaian visi dan misinya, kedua kandidat mengusung kemajuan dan kemandirian PWI serta akan memperjuangkan kesejahteraan anggota PWI tanpa harus bergantung kepada anggaran pemerintah.

Pada Selasa sore selepas magrib, acara puncak pemilihan ketua PWI Jabar dimulai. Pemberian suara kepada kandidat dengan cara setiap anggota yang mempunyai hak suara mendapatkan selembar kertas kosong yang nantinya di isi dengan menulis nama kandidat. Candaan penuh tawa diantara para pendukung nampak terlihat jelas, seakan tidak ada beban diantara mereka.

Namun saat memasuki proses penghitungan suara, wajah tegang nampak terlihat dari para pendukung timses. Dalam penghitungan tersebut perolehan suara kedua kandidat pada awal penghitungan terlihat saling mengejar.

Namun, memasuki tahapan berikutnya, suara Tantan Sulthon Bukhawan terus melesat dan akhirnya meninggalkan perolehan suara pesaingnya.

Hasil akhir penghitungan menunjukkan Tantan memperoleh 444 suara, sedangkan Adriansyah meraih 247 suara. Dari total 699 suara, tercatat 2 suara abstain dan 6 suara tidak sah.

Dengan demikian, Tantan mengantongi keunggulan yang cukup signifikan dan dinyatakan terpilih sebagai Ketua PWI Provinsi Jawa Barat periode 2026-2031, dengan perolehan angka yang cukup cantik yakni 444.

Kemenangan tersebut bukan sekadar angka dalam lembar penghitungan suara. Bagi Tantan, hasil konferensi menjadi mandat sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa organisasi wartawan terbesar di Jawa Barat tersebut memasuki fase baru.

Usai dinyatakan terpilih, suasana haru terlihat dari raut wajah Tantan. Didampingi Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat terpilih, Oland P. Sibarani, yang sebelumnya terpilih secara aklamasi.

Dengan suara penuh haru, Tantan mengawali pernyataannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota PWI yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

“Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih buat teman-teman, seluruh wartawan PWI Jawa Barat. Saya berharap kita meyakinkan diri bahwa kita ini adalah keluarga. Kita adalah satu. Kita adalah PWI Jawa Barat.” ujar Tantan Kamis dinihari (13/8).

Menurut Tantan, momentum konferensi dan pemilihan ketua harus segera ditinggalkan sebagai sebuah kontestasi.

Setelah proses demokrasi selesai, seluruh anggota PWI Jawa Barat dinilai harus kembali berdiri dalam satu barisan untuk membangun organisasi secara bersama-sama.

Ia menegaskan, kemenangan dalam pemilihan bukanlah kemenangan pribadi. Sebaliknya, mandat tersebut merupakan amanah yang harus diterjemahkan menjadi kerja nyata bagi organisasi dan seluruh anggota PWI di tingkat kabupaten maupun kota.

“Momentum ini menjadi momentum kebersamaan untuk membangun organisasi PWI Jawa Barat lebih maju lagi,” tegasnya. (Munadi)