KAB.CIREBON, (FC).- Sebuah rumah di Perumahan Taman Weru Permai Blok E.5 Nomor 01, RT 002/RW 007, Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, ludes terbakar, Minggu (2/8) sore.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada colokan televisi yang masih terhubung ke sumber listrik setelah terjadi pemadaman.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah barang berharga milik korban hangus terbakar akibat kobaran api yang dengan cepat merambat ke bagian dalam rumah.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman Penyelamatan dan Sarana Prasarana (PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 15.03 WIB.

“Unit Damkar Sektor Weru berangkat pukul 15.08 WIB dan tiba di lokasi pukul 15.12 WIB. Saat tiba, api masih membesar sehingga petugas langsung melakukan pemadaman,” ujar Eno, Senin (3/8).

Karena kondisi api cukup besar, petugas Damkar Sektor Weru meminta bantuan Unit Damkar Sektor Sumber untuk memenuhi kebutuhan pasokan air selama proses pemadaman berlangsung.

Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah itu, petugas melakukan proses pendinginan hingga pukul 16.29 WIB guna memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, sebelum kejadian sempat terjadi pemadaman listrik ketika televisi masih dalam kondisi terhubung ke stop kontak.

Pemilik rumah kemudian meninggalkan rumah untuk mengikuti kegiatan pengajian di mushala tanpa mencabut sambungan listrik tersebut.

Saat listrik kembali menyala, diduga terjadi korsleting pada bagian colokan televisi yang kemudian memicu munculnya api hingga menjalar ke plafon dan ruangan lainnya.

“Diduga sumber api berasal dari korsleting listrik pada colokan televisi setelah aliran listrik kembali menyala usai pemadaman,” jelas Eno.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah peralatan rumah tangga tidak dapat diselamatkan.

Barang yang terbakar di antaranya televisi, kipas angin, kulkas, kompor gas, mesin cuci, lemari pakaian, dokumen penting, serta perlengkapan rumah tangga lainnya.

Eno menyebut luas area bangunan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 80 meter persegi dari total luas bangunan 148 meter persegi. Sementara nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan.

Dalam penanganan kebakaran, petugas melibatkan personel Damkar Sektor Weru dan Sektor Sumber yang dipimpin Kasi PPE Sukadi.

Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari Babinsa Koramil Weru, Bhabinkamtibmas Polsek Weru, perangkat Desa Weru Kidul, serta warga sekitar.

Petugas sempat menghadapi kendala berupa kepadatan arus lalu lintas menuju lokasi kejadian yang menghambat akses kendaraan pemadam kebakaran.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik, terutama setelah terjadi pemadaman listrik.

Masyarakat diminta memastikan seluruh perangkat elektronik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. (Johan)