KAB.CIREBON, (FC).- Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Cirebon (HIMA IP UMC) menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Pantai Imut Jongor, Desa Mundu Pesisir, Kabupaten Cirebon, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan bertajuk “SIDARLING (Sigap Sadar Lingkungan)” itu melibatkan warga, kalangan pemuda, serta sejumlah instansi pemerintah.

Aksi pengabdian masyarakat tersebut mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan PDAM Kabupaten Cirebon. Dukungan diberikan dalam bentuk armada dump truck, tangki air bersih, hingga personel lapangan untuk membantu proses pembersihan sampah di area pantai.

Ketua Pelaksana kegiatan, M Fachri Hidayat, mengatakan tema SIDARLING dipilih karena mudah diingat dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami memilih tema SIDARLING karena mudah diingat dan dekat dengan masyarakat. Sebab sekitar 80 persen sampah laut berasal dari daratan,” ujar Fachri.

Kegiatan itu mendapat respons positif dari warga sekitar, khususnya ibu-ibu dan kalangan pemuda Blok Jongor yang turut terlibat langsung dalam aksi bersih pantai.

Salah seorang warga mengaku mengapresiasi kepedulian mahasiswa UMC yang datang langsung membantu membersihkan kawasan pantai di desanya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat.

“Kami berterima kasih kepada mahasiswa UMC yang sudah datang dan peduli terhadap kondisi lingkungan di sini. Mudah-mudahan masyarakat semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.

Dukungan juga disampaikan pihak DLH Kabupaten Cirebon. Perwakilan DLH, Roiman, menilai persoalan sampah tidak bisa ditangani pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.

Menurutnya, kegiatan seperti itu tidak hanya sebatas aksi bersih-bersih, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa HIMA IP UMC ini. Harapannya tidak berhenti sampai di sini, tetapi juga mampu memberikan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Kegiatan diawali dengan pengarahan kepada peserta dan pembagian perlengkapan sebelum aksi bersih pantai dimulai. Sekitar 60 peserta dari berbagai kalangan terlibat dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang itu.

Sampah yang dikumpulkan didominasi plastik, kemasan jajanan, sandal hingga tas bekas. Seluruh sampah kemudian diangkut menggunakan armada DLH. Setelah aksi bersih-bersih, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem pesisir.

Perwakilan Pengurus HIMA IP UMC, Altio, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap aksi nyata yang dilakukan mahasiswa dapat menjadi contoh sekaligus mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah kecil untuk meminimalisasi sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Melalui kegiatan itu, mahasiswa berharap aksi kepedulian lingkungan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial semata. (Ghofar)